InfoBenua.Com.Samarinda: Setelah berhasil menarik perhatian ribuan pengunjung, Pameran Kesehatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Samarinda selama tiga hari di Atrium Bigmall Samarinda resmi ditutup pada Sabtu (3/7/2024).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismed Kusasih, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme yang tinggi dari masyarakat selama acara berlangsung.
“Kami sangat senang melihat selama tiga hari ini antusiasme masyarakat Kota Samarinda sangat besar. Bidang kesehatan merupakan pelayanan yang sangat penting dan wajib diberikan oleh pemerintah kota,” ujarnya.
Acara ini mengusung tema “Integrasi Layanan Primer”, yang merupakan bagian dari upaya transformasi dalam bidang kesehatan. Selama pameran, pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan seperti edukasi tentang kesehatan, talkshow bersama pakar kesehatan, dan pemeriksaan kesehatan untuk berbagai penyakit menular maupun tidak menular.
Disebutkan, hadirnya 30 booth layanan kesehatan yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. Harapannya, melalui pameran kesehatan, program-program pelayanan kesehatan, terutama 6 transformasi kesehatan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, dapat lebih tersosialisasi dengan baik kepada masyarakat.
Dengan jumlah pengunjung yang ramai, acara ini berhasil mencerminkan tingginya minat masyarakat Kota Samarinda dalam mengikuti kegiatan-kegiatan yang bermanfaat seperti edukasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan secara langsung.
“Jumlah pengunjung ramai sekali, menggambarkan antusiasme masyarakat Kota Samarinda. Banyak sekali kegiatan yang menarik seperti edukasi, talkshow, dan screening atau pemeriksaan kesehatan,” jelas Ismed.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Hero Mardanus menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya pameran ini.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut mendukung kegiatan ini. Pameran ini adalah salah satu upaya kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Pameran ini dirancang sebagai media informasi dan edukasi mengenai layanan kesehatan yang disediakan oleh pemerintah, khususnya melalui unit layanan seperti Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), dan Posyandu. Pameran ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang dikemas dalam bentuk yang lebih meriah di tahun berikutnya.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya sebagai media informasi tetapi juga sebagai sarana edukasi. Dengan dukungan semua pihak, kami yakin acara ini dapat melibatkan lebih banyak pihak dan mendukung pembangunan infrastruktur kesehatan yang lebih berkualitas,” tutupnya.
Penulis Faradiba | Editor Eka Mandiri



















Users Today : 841
Total Users : 1453200
Views Today : 4562
Total views : 6805496