InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pangdam VI Mulawarman Gelar Shalat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

by Irwan Balikpapan
Sabtu, 29 Agustus 2026, 12:09
in Balikpapan
Bagikan

BALIKPAPAN — Di tengah musim kemarau dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekitar 850 personel gabungan menggelar Shalat Istisqa di Lapangan Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (29/8/2026) pagi.

Shalat Istisqa tersebut diinisiasi Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono sebagai ikhtiar bersama untuk memohon turunnya hujan sekaligus perlindungan dari berbagai bencana yang berpotensi terjadi akibat kondisi kemarau.

Kegiatan itu diikuti personel TNI-Polri, Basarnas serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Balikpapan. Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Shalat Istisqa dipimpin Imam Ustadz H. Khoirul Fatoni, S.Pd, sedangkan khotbah disampaikan Ustadz H. Irfanuddin Hashim, S.Sos.

Usai salat dan doa bersama, Pangdam VI/Mulawarman berharap hujan segera turun, tidak hanya di wilayah Kalimantan, tetapi juga di seluruh Indonesia.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat hujan dan kita dijauhkan dari bencana. Tidak hanya di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, tetapi di seluruh Indonesia,” kata Krido.

Menurut Krido, kondisi kemarau saat ini perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi meningkatkan kekeringan sekaligus risiko terjadinya karhutla.

Ia menyebut kondisi tersebut memiliki kemiripan dengan situasi pada 2019 yang menjadi salah satu periode dengan tingkat kekeringan tinggi dalam satu dekade terakhir.

“Ketika nanti turun hujan, akan membawa keberkahan dan kemanfaatan. Lingkungan akan kembali segar, masyarakat dimudahkan mendapatkan air bersih, dan utamanya kebakaran hutan dan lahan dapat lebih diminimalisasi,” ujarnya.

Karhutla Ditangani Bersama

Krido mengatakan karhutla telah terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Namun, penanganan dapat dilakukan secara cepat berkat sinergi berbagai pihak.

“Alhamdulillah kita bisa menanggulangi itu semuanya. Hotspot-hotspot dan kebakaran yang terjadi dengan cepat bisa kita padamkan,” katanya.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman api. Berbagai langkah antisipasi juga terus dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas.

Salah satunya melalui operasi modifikasi cuaca guna meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah yang membutuhkan.

Krido menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk masyarakat.

Warga Diminta Tak Bakar Lahan

Krido mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan maupun membuka lahan dengan cara dibakar.

“Semua kita lakukan secara bersama-sama dan masif untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, juga kebakaran di kompleks perumahan atau tempat-tempat umum lainnya,” ujarnya.

Ia mengingatkan potensi kebakaran tidak hanya berada di kawasan hutan dan lahan. Permukiman, perkantoran hingga fasilitas umum juga perlu mendapat perhatian.

Masyarakat diminta berhati-hati dalam penggunaan listrik, kompor gas maupun sumber api lainnya yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran.

TNI Siapkan Tim Kesehatan

Selain mendukung penanganan karhutla, TNI juga menyiapkan tim kesehatan untuk membantu masyarakat yang terdampak kabut asap.

Tim tersebut dapat diterjunkan ke lapangan dengan membawa berbagai perlengkapan kesehatan, termasuk masker dan tabung oksigen.

“Kita juga dari tim-tim kesehatan turun ke lapangan, tidak hanya melakukan penjagaan dan membantu masyarakat, tetapi juga menyiapkan tabung-tabung oksigen, masker, dan lain sebagainya agar masyarakat tetap terjaga,” katanya.

Krido juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di sekitar kawasan hutan dan lahan yang terbakar, khususnya di sekitar titik panas atau hotspot.

“Semoga masyarakat selalu terjaga dan terhindar dari segala macam penyakit,” pungkasnya.

Penulis: Irwanto Sianturi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Pangdam VI Mulawarman Gelar Shalat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

Pangdam VI Mulawarman Gelar Shalat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

Sabtu, 29 Agustus 2026, 12:09
14 Segmen Megathrust Mengelilingi Indonesia, BMKG Tekankan Bukan Prediksi Gempa

14 Segmen Megathrust Mengelilingi Indonesia, BMKG Tekankan Bukan Prediksi Gempa

Jumat, 28 Agustus 2026, 22:38
Partai Bervisi Anti Imigran Berpeluang Menang di Sachsen-Anhalt, Warga Migran Jerman Khawatirkan Masa Depan

Partai Bervisi Anti Imigran Berpeluang Menang di Sachsen-Anhalt, Warga Migran Jerman Khawatirkan Masa Depan

Jumat, 28 Agustus 2026, 22:19
Mengapa Banjir Bandang Nepal Begitu Mematikan? Gletser Runtuh dalam Hitungan Menit

Mengapa Banjir Bandang Nepal Begitu Mematikan? Gletser Runtuh dalam Hitungan Menit

Jumat, 28 Agustus 2026, 22:01

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1453021
Users Today : 662
Total Users : 1453021
Views Today : 3355
Total views : 6804289
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com