Ket foto: Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Suwarso.
Infobenua.com Samarinda – Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sambutan terus berproses dan kini memasuki tahap pemeriksaan lapangan oleh tim dari pemerintah pusat. Tahapan tersebut dilakukan untuk menilai kesiapan area proyek beserta fasilitas pendukung sebelum pembangunan dimulai.
Pemeriksaan lapangan dilakukan oleh tim gabungan dari sejumlah kementerian dan lembaga yang datang langsung ke lokasi guna mengevaluasi berbagai kebutuhan teknis proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Suwarso, menyampaikan bahwa pemerintah pusat melalui Danantara memberikan dukungan terhadap pengembangan proyek PLTSa di Samarinda.
“Tim verifikasi dari pemerintah pusat telah melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan kesiapan lokasi, termasuk sarana dan prasarana penunjang yang diperlukan dalam pembangunan proyek PLTSa,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Ia menerangkan, hasil evaluasi sementara menunjukkan masih ada beberapa kebutuhan infrastruktur yang harus dipenuhi pemerintah daerah, di antaranya akses jalan menuju lokasi proyek dan penyediaan sumber air.
“Pasokan air menjadi salah satu unsur penting dalam operasional pengolahan sampah menjadi energi listrik, sehingga ketersediaannya harus dipastikan mencukupi,” jelas Suwarso.
Selain infrastruktur, tim pusat juga menyoroti kesiapan lahan proyek. Pemerintah Kota Samarinda disebut masih membutuhkan tambahan lahan sekitar dua hektare yang nantinya digunakan untuk pengelolaan fly ash dan bottom ash atau residu hasil pembakaran sampah.
Menurutnya, residu pembakaran tersebut tidak sepenuhnya menjadi limbah akhir karena masih dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang bernilai ekonomis, seperti bahan pembuatan paving block.
“Residu hasil pembakaran masih memiliki potensi untuk diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat secara ekonomi. Pemerintah berharap tahapan pembangunan proyek ini dapat mulai direalisasikan pada tahun 2027,” pungkasnya.
Penulis Nisnun Editor Eka Mandiri



















Users Today : 453
Total Users : 1295354
Views Today : 1651
Total views : 6365089