INFOBENUA.COM, TENGGARONG – Puluhan mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (19/1/2026).
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penolakan terhadap wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dilakukan melalui mekanisme DPRD.
Mahasiswa yang tergabung dalam Forum BEM Unikarta menyampaikan aspirasi secara terbuka dan tertib.
Mereka menilai pemilihan kepala daerah harus tetap dilaksanakan secara langsung oleh rakyat sebagai perwujudan kedaulatan demokrasi.
Dalam aksinya, mahasiswa menegaskan bahwa wacana Pilkada melalui DPRD berpotensi menghilangkan hak politik masyarakat.
Mereka juga meminta DPRD Kukar menyatakan sikap tegas dan menyampaikan penolakan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi.
Usai menyampaikan aspirasi, perwakilan mahasiswa diterima langsung oleh Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, didampingi sejumlah anggota dewan lintas fraksi, untuk berdialog di dalam gedung DPRD.
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani mengapresiasi aksi mahasiswa yang dinilai sebagai bagian penting dari kontrol publik terhadap demokrasi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran mahasiswa Unikarta yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib. Partisipasi mahasiswa seperti ini sangat penting dalam menjaga kualitas demokrasi,” ujar Ahmad Yani.
Ia juga menegaskan sikap DPRD Kukar yang sejalan dengan tuntutan mahasiswa.
“Saya menolak keras wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Kepala daerah harus dipilih langsung oleh rakyat, karena itu adalah hak konstitusional yang tidak boleh dikurangi,” tegasnya.
Politikus asal fraksi PDI Perjuangan memastikan aspirasi mahasiswa akan ditindaklanjuti secara kelembagaan dan disampaikan ke pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat.
“Kami di DPRD hingga saat ini wacana tersebut belum pernah dibahas secara resmi di DPRD Kukar,” Pungkasnya.
Penulis: Farid | Editor: Eka Mandiri

















Users Today : 754
Total Users : 1365353
Views Today : 10113
Total views : 6602218