InfoBenua.Com.SAMARINDA – Beberapa waktu lalu Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kalimantan Timur (Kaltim) telah melakukan Seleksi Provinsi (Selekprov).
Bebergaai sirkuit digelar sebagai penentuan dalam menghadapi kulifikasi PON yang bakal berlangsung pada 25 Agustus 2023 nanti.
“Sudah rampung beberapa sirkuit dari sebelum Ramadan sampai usai Lebaran IdulFitri,” ujar Ketua Penguruh Provinsi (Pengprov) FORKI Kaltim, Seno Aji.
Dirinya mengungkapkan saat ini yang harus dilakukan adalah menggelar pemusatan latihan sesegera mungkin untuk kemudian mematangkan atlet menjelang kualifikasi PON nanti.
Ia mengungkapkan seleksi tahap akhir baru saja usai pada 30 April 2023 lalu dan berlangsung di Gedung Korpri Loa Bakung.
“Kita rencanakan 15 nomor yang akan mengikuti Pra PON, jadi pada rangkaian akhir kemarin kita mencari tujuh slot untuk melengkapi dari perencanaan awal itu tadi,” imbuhnya.
Dalam kualifikasi kali ini nanti bakal diisi dengan wajah-wajah baru yang merupakan imbas dari ketiadaan atlet yang memperkuat kotingen pada PON di Papua tahun 2021 lalu.
Diketahui juga nanti beberapa atlet yang turun merupakan pengisi pada kualifikasi sebelumnya.
Seno juga menegaskan akan sesegera mungkin untuk mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terkait penegasan nama-nama atlet yang bakal mewakili Kaltim dalam Pra PON.
“Nanti kita akan terbitkan SK untuk nama-nama yang disahkan bakal ikut ke Pra PON siapa-siapa saja,” jelasnya.
Menurut Seno, SK ini krusial sebagai landasan pengajuan pelaksana TC. Dimana, pemusatan latihan ini nanti bakal terus berlangsung hingga babak akhir kualifikasi PON.
TC ini nantinya diperkirakan mulai berlangsung pada pertengaha Mei 2023 mengingat Pra PON bakal berlangsung pada Agustus.
“Kita juga bakal laksanakan try out sebagai penambahan jam terbang atlet dan juga pengalaman bertanding, ini penting untuk mengukur kesiapan mereka,” timbuhnya.
Sementara itu, pelatih atlet berprestasi FORKI Kaltim, Jalu Sharin Meliala menuturkan telah menggelar tes fisik pada (1/5) lalu.
Tes fisik ini untuk bertujuan untuk memnetukan program latihan yang nanti akan digunakan yang efektif menjelang kualifikasi PON tersebut.
“Dari evaluasi awal sebenarnya kita sudah lihat kualitas atlet dan optimis karena kita juga terjunkan atlet eks PON Papua, Novel Imanuel Ramteh yang juga sebagai anggota TNI,” imbuhnya.
Penulis Frida l Editor eka mandiri



















Users Today : 659
Total Users : 1365258
Views Today : 9208
Total views : 6601313