Teks foto: Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Yakob Pangedongan
Infobenua.com Samarinda —DPRD Samarinda mengingatkan pemerintah daerah agar tidak menutup mata terhadap ketimpangan antara pertumbuhan jumlah penduduk dan ketersediaan lapangan kerja.
Jika kondisi itu terus berlangsung tanpa solusi konkret, ancaman meningkatnya angka pengangguran dinilai sulit dihindari.
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Yakob Pangedongan, mengatakan laju pertumbuhan penduduk di Kota Tepian terus meningkat dari tahun ke tahun.
Namun, peningkatan tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh perluasan kesempatan kerja yang memadai.
Menurutnya, pertambahan penduduk memang dapat menjadi modal pembangunan daerah. Akan tetapi, kondisi tersebut juga berpotensi menjadi masalah apabila daya serap tenaga kerja tidak mampu mengimbanginya.
“Pertumbuhan penduduk harus diikuti dengan ketersediaan lapangan kerja. Jangan sampai jumlah penduduk terus bertambah, tetapi kesempatan kerja tidak mengalami peningkatan yang signifikan,” kata Yakob (20/6/2026).
Ia menilai persoalan ketenagakerjaan harus menjadi fokus pemerintah daerah, terutama untuk memastikan masyarakat lokal tetap memperoleh akses dan kesempatan yang adil di tengah tingginya arus pendatang yang masuk ke Samarinda.
Yakob juga mengingatkan pemerintah untuk mulai menyiapkan strategi menghadapi dampak pasca pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, ribuan pekerja yang saat ini terlibat dalam proyek pembangunan IKN berpotensi kehilangan pekerjaan ketika proyek konstruksi berakhir.
“Kondisi setelah pembangunan selesai harus dipikirkan dari sekarang. Jangan sampai nanti muncul gelombang pengangguran baru karena tidak ada langkah antisipasi yang disiapkan,” ujarnya.
Selain menyiapkan skema perlindungan tenaga kerja, pemerintah daerah juga didorong memperluas peluang investasi yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru.
Kehadiran sektor usaha dan industri baru dinilai menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan daya serap tenaga kerja di Samarinda.
“Membuka ruang investasi yang sehat dan produktif penting dilakukan agar semakin banyak perusahaan yang mampu menyerap tenaga kerja baru,” katanya.
Yakob turut menyoroti masih adanya perusahaan yang beroperasi di Samarinda tetapi lebih banyak merekrut pekerja dari luar daerah.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah agar manfaat investasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
Politikus Partai NasDem itu meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap komposisi tenaga kerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Samarinda, termasuk memastikan keterlibatan tenaga kerja lokal dalam jumlah yang memadai.
“Harus ada perhatian terhadap porsi tenaga kerja lokal yang diterima. Jangan sampai masyarakat Samarinda justru kalah bersaing dan menjadi penonton di daerahnya sendiri,” tegas Yakob.
Penulis: Frida | Editor: Eka Mandiri


















Users Today : 762
Total Users : 1350858
Views Today : 1698
Total views : 6506113