Ket foto : Kepala Disdag Samarinda, Nurrahmani.
Infobenua.com Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Perdagangan (Disdag) terus mengupayakan peningkatan aktivitas perdagangan di Pasar Pagi pascarevitalisasi. Salah satu langkah yang disiapkan adalah menghadirkan berbagai kegiatan publik yang diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung ke kawasan tersebut.
Kepala Disdag Samarinda, Nurrahmani, mengatakan kondisi pasar yang masih belum ramai tidak hanya terjadi di Pasar Pagi. Menurutnya, perlambatan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat turut memengaruhi daya beli dan jumlah kunjungan ke sejumlah pasar tradisional.
“Situasi ini bukan hanya terjadi di Pasar Pagi. Beberapa pasar lainnya juga mengalami kondisi serupa karena aktivitas ekonomi masyarakat belum sepenuhnya pulih,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).
Ia menjelaskan, Pasar Pagi saat ini masih berada dalam masa transisi setelah kembali difungsikan usai menjalani proses revitalisasi. Karena itu, dibutuhkan waktu agar aktivitas perdagangan dan jumlah pengunjung dapat meningkat secara bertahap.
Sebagai upaya mempercepat pertumbuhan aktivitas di kawasan tersebut, Disdag menyiapkan berbagai agenda yang melibatkan masyarakat, komunitas, hingga pelaku usaha. Konsep yang dikembangkan tidak hanya menjadikan pasar sebagai tempat berbelanja, tetapi juga sebagai ruang berkumpul dan beraktivitas bagi warga.
Sejumlah kegiatan yang tengah dirancang antara lain lomba menggambar, senam bersama, hiburan rakyat, hingga program promosi yang melibatkan pelaku usaha. Pemerintah juga membuka peluang bagi komunitas maupun penyelenggara acara yang ingin memanfaatkan area Pasar Pagi sebagai lokasi kegiatan.
“Kami ingin menciptakan lebih banyak alasan bagi masyarakat untuk datang ke Pasar Pagi. Jika jumlah pengunjung meningkat, maka peluang transaksi pedagang juga akan ikut bertambah,” katanya.
Nurrahmani menilai sejumlah pedagang telah menunjukkan kreativitas dalam menarik perhatian konsumen melalui berbagai strategi pemasaran mandiri. Langkah tersebut dinilai menjadi modal positif untuk membangun kembali geliat perdagangan di pasar yang menjadi salah satu ikon pusat ekonomi Samarinda tersebut.
Menurutnya, tingkat kunjungan akan semakin meningkat apabila seluruh kios yang telah disediakan mulai aktif beroperasi. Kehadiran pedagang secara menyeluruh dinilai penting untuk menciptakan suasana pasar yang hidup dan memberikan lebih banyak pilihan bagi pembeli.
Selain fokus pada peningkatan jumlah pengunjung, Disdag juga tengah mengkaji pemanfaatan beberapa area yang masih tersedia untuk mendukung kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat. Sementara itu, penggunaan sejumlah ruang di lantai atas pasar masih menunggu arahan lebih lanjut dari Pemerintah Kota Samarinda.
Di sisi lain, pemerintah menegaskan komitmennya menjaga fungsi ruang publik yang telah disediakan di kawasan Pasar Pagi. Area tersebut tidak diperkenankan dialihfungsikan untuk kepentingan pribadi maupun perluasan lapak dagangan yang dapat mengurangi kenyamanan pengunjung.
“Kami ingin Pasar Pagi berkembang secara tertata. Ruang publik yang ada harus tetap dipertahankan sesuai fungsinya agar masyarakat merasa nyaman saat berkunjung,” tegas Nurrahmani.
Penulis Nisnun Editor Eka Mandiri




















Users Today : 881
Total Users : 1372695
Views Today : 2676
Total views : 6633586