Infobenua.com Samarinda – Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan 300 personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh aliansi gabungan mitra driver online se-Kalimantan Timur pada hari ini, Selasa (20/5/2025).
Pengamanan dipusatkan di kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, mengingat informasi yang diterima menyebutkan jumlah massa aksi cukup besar.
Untuk itu, personel pengamanan turut didatangkan dari Polresta Samarinda dan Polres Kutai Kartanegara.
“Kami tetap melakukan koordinasi bersama Polda, namun untuk pengamanan diserahkan ke masing-masing wilayah. Apabila nanti diperlukan tambahan, maka Polda akan siap memberikan dukungan personel,” ujar Kombes Hendri.
Dalam pengamanan aksi ini, beberapa jenis kendaraan taktis juga dikerahkan, termasuk tiga unit AWC (armored water cannon) dari Brimob.
“Sudah menjadi protap apabila jumlah massa cukup besar, maka AWC pasti kita turunkan,” tambahnya.
Aksi ini merupakan respons dari para mitra driver online terhadap sejumlah isu yang mereka anggap krusial.
Surat pemberitahuan aksi telah diterima aparat sejak satu minggu lalu.
Aksi yang diorganisasi oleh Aliansi Mitra Kaltim Bersatu ini melibatkan pengemudi ojek online roda dua maupun taksi online roda empat.
Adapun beberapa tuntutan massa aksi antara lain:
1. Kenaikan tarif dasar layanan pengantaran penumpang ojek online (roda 2).
2. Kehadiran regulasi dan ketetapan tarif dasar pada layanan pengantaran makanan dan barang (roda 2).
3. Ketentuan tarif dasar untuk layanan taksi online (roda 4).
4. Ditetapkannya Undang-Undang yang mengatur transportasi online di Indonesia.
Pihak kepolisian berharap aksi unjuk rasa dapat berlangsung dengan aman dan tertib, serta mengimbau kepada para peserta aksi untuk menjaga kondusivitas selama berlangsungnya demonstrasi.(Nisa/red)




















Users Today : 684
Total Users : 1435206
Views Today : 2507
Total views : 6764416