INFOBENUA.COM, SAMARINDA – Mewakili Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Senam Indonesia (Persani) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Komisi teknik artistik Persani Novi Kartianasari sekaligus Pelatih SKOI Kaltim angkat suara terkait kondisi terkini senam di Benua Etam.
Ia mengungkapkan bahwasanya Kaltim memiliki SKOI di tingkat SMP-SMA, dan DBON di usia 8-14 tahun. Namun tidak memiliki kejelasan terkait perkembangan atlet yang telah bertanding di tingkat Kabupaten/Kota.
“Kalau kita merekrut dari Kabupaten/Kota, saya mewakiliki pengprov Kabupaten, dari kota setelah diseleksi atlet, si anak ini mau dibawa kemana, sedangkan peralatan cabor senam hanya satu, yaitu di Palaran,” terang dia.
Hal ini ia utarakan, sebagai masukan bagi KONI Kaltim, DBON, maupun Dispora Kaltim. Sebab selama ini, menurutnya pembinaan di tingkat provinsi berjalan dengan baik, berbanding terbalik dengan Kota.
“Karena selama ini diatas oke, yang dibawah ini kan gak terkoordinir, daerahpun tanya setelah kita minta data, setelah ini kita kemana bu, apalagi senam memang harus dari kecil (SD),” ujarnya.
Terlepas daripada hal tersebut, ia menyatakan bahwa pihaknya targetkan O2SN hingga Kejurda, baik di tingkat senior maupun junior.
“Banyak atletnya, tapi setelah mereka lulus di daerah, tahun depannya sudah ganti orang lagi, si anak mau dibawa kemana,” tutupnya.(Lisa ADV Dispora Kaltim)




















Users Today : 483
Total Users : 1365082
Views Today : 7998
Total views : 6600103