Samarinda, Info Benua – Hujan sebentar saja, kota Samarinda akan dilanda banjir. Fenomena banjir memang sudah merupakan sesuatu yang biasa bagi warga kota ini.
Oleh sebab itu, sejumlah warga yang tergabung dalam Gerakan Peduli Sungai (GPS) Talang Sari melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD Samarinda dalam rangka membahas banjir dan sidementasi drainase yang kerap memicu banjir di kawasan Sidodamai dan sekitarnya.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Guntur, saat ditemui seusai RDP mengatakan bahwa, pihaknya akan segera melakukan monitoring lapangan untuk memastikan laporan GPS Talang Sari yang dimaksud.
“Kepedulian ini sangat kita apresiasi. Kami menyambut baik ada komunitas masyarakat yang peduli terhadap lingkungan di Samarinda. Pada intinya semua masukan tersebut kami terima dan akan kami tindaklanjuti,” kata Guntur kepada media ini.
Dia juga mengapresiasi Lurah Sidodamai yang mengantarkan warganya untuk melakukan RDP dengan pihak Komisi III DPRD Samarinda, sehingga aspirasi warga dapat tersalurkan dengan baik.
Selain itu, data-data visual yang dimiliki oleh GPS saat mempersentasikan dalam RDP tersebut sangat akurat dan lengkap dengan kondisi lingkungan yang nampak memprihatinkan. Oleh karena itu, Guntur mangatakan, usulan ini akan direkomendasikan kepada Pemkot, sebab hal itu sangat dibutuhkan oleh warga Sidodamai serta diharapkan dapat menuntaskan permasalahan banjir di kawasan tersebut.
“Terus terang, hati kita miris juga menyaksikan banyak oknum warga yang membangun usaha di atas trotoar, hal ini sudah melanggar aturan yang ada,” tandas Guntur.
Walau pun demikian, Komisi III DPRD Samarinda, setelah melakukan monitoring di lapangan, segera akan memanggil Dinas PUPR untuk dimintai keterangan lebih lanjut, terkait adanya beberapa bangunan yang melanggar aturan pembangunannya. (kka/adv).



















Users Today : 558
Total Users : 1364229
Views Today : 6382
Total views : 6582919