Ket Foto: Suasana Jembatan Achmad Amins (Mahkota II) di Kota Samarinda. Pemerintah Kota Samarinda akan memasang empat unit CCTV di kawasan jembatan untuk memperkuat pengawasan dan mencegah kembali terjadinya pencurian kabel penerangan jalan.
Infobenua.com Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperkuat sistem pengamanan di kawasan Jembatan Achmad Amins atau Mahkota II menyusul berulangnya kasus pencurian kabel listrik yang menyebabkan lampu penerangan jalan di jembatan tersebut padam dalam waktu cukup lama.
Selain menyiapkan perbaikan jaringan penerangan melalui Dinas Perhubungan (Dishub), pemerintah juga akan menambah perangkat pengawasan berupa kamera CCTV di sejumlah titik strategis. Langkah ini dilakukan untuk melindungi aset daerah sekaligus mencegah aksi pencurian kembali terjadi.
Pemulihan sistem penerangan menjadi salah satu fokus utama pemerintah. Dishub Samarinda telah menyiapkan anggaran sekitar Rp900 juta untuk mengganti kabel yang hilang serta mengaktifkan kembali lampu penerangan pada tiang-tiang jembatan.
Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda bertanggung jawab memperkuat pengawasan kawasan melalui pemasangan kamera pemantau. Sekretaris Diskominfo Samarinda, Suparmin, mengatakan proses pengadaan perangkat telah memasuki tahap kontrak dan tinggal menunggu penyelesaian dari pihak penyedia.
“Diskominfo ditugaskan untuk menambah CCTV. Sudah diusulkan dan sudah kontrak. Tinggal fix-an dari penyedia,” ujarnya, Senin (6/7/2026).
Sebanyak empat unit CCTV akan ditempatkan di titik-titik akses masuk menuju Jembatan Mahkota II. Lokasi tersebut dipilih agar aktivitas kendaraan maupun orang yang keluar masuk kawasan jembatan dapat terpantau dengan lebih efektif.
“Ada empat titik. Itu rata-rata dipasang di daerah pintu masuknya, di gate. Kemungkinan baru bisa itu di Agustus,” katanya.
Menurut Suparmin, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Samarinda yang dibahas bersama Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP). Dalam rapat tersebut, seluruh organisasi perangkat daerah terkait diminta menyusun strategi untuk meningkatkan perlindungan terhadap aset milik pemerintah.
“Perintahnya adalah bagaimana pengamanan aset-aset ini. Kan permasalahannya sebenarnya kabelnya dicuri,” ungkapnya.
Ia menjelaskan pencurian yang terjadi bukan dalam jumlah kecil. Kabel yang hilang diperkirakan mencapai panjang hingga beberapa kilometer sehingga proses pemulihannya membutuhkan waktu, baik dari sisi administrasi maupun penganggaran.
Meski demikian, pemerintah memastikan upaya perbaikan terus berjalan. Berdasarkan koordinasi yang dilakukan, Dishub Samarinda telah siap melaksanakan penggantian kabel agar penerangan di Jembatan Mahkota II dapat kembali berfungsi normal.
Suparmin menilai sistem pengawasan yang ada sebelumnya belum cukup efektif untuk mencegah tindak pencurian. Salah satu penyebabnya adalah posisi kamera yang terpasang terlalu tinggi sehingga sulit merekam identitas pelaku secara detail.
Karena itu, Diskominfo juga mulai mengkaji kemungkinan penerapan sistem peringatan dini atau early warning system. Sistem tersebut diharapkan mampu memberikan notifikasi kepada petugas apabila terdeteksi aktivitas mencurigakan di sekitar kawasan jembatan.
“Jadi begitu ada orang-orang yang mencurigakan harusnya ada alert. Ini yang mungkin nanti kita pikirkan untuk early warning-nya,” jelas Suparmin.
Lebih lanjut, ia memastikan pemasangan CCTV tidak akan menemui banyak kendala teknis. Infrastruktur pendukung seperti jaringan serat optik dan sistem Video Management System (VMS) telah tersedia serta terhubung dengan server Diskominfo Samarinda.
“Jadi ini sudah tidak susah sebenarnya,” pungkasnya.
Dengan kombinasi revitalisasi penerangan dan penguatan sistem pengawasan, Pemkot Samarinda berharap keamanan aset di Jembatan Mahkota II dapat lebih terjaga sehingga kejadian pencurian kabel yang selama ini mengganggu fungsi penerangan jalan tidak kembali terulang.
Penulis Nisnun Editor Eka Mandiri



















Users Today : 533
Total Users : 1364204
Views Today : 5894
Total views : 6582431