Teks foto: Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Kamaruddin
Infobenua.com.Samarinda —Ketergantungan Kota Samarinda terhadap pasokan pangan dari luar daerah masih menjadi persoalan yang perlu segera ditangani.
DPRD Samarinda menilai produksi pangan lokal belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga pemerintah perlu memperkuat sektor pertanian agar ketahanan pangan daerah tidak bergantung pada distribusi dari luar Kalimantan Timur.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Kamaruddin, mengatakan sejumlah komoditas utama seperti beras, bawang merah, bawang putih, hingga sayuran masih banyak didatangkan dari Pulau Jawa dan Sulawesi.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat Samarinda memiliki kerentanan ketika terjadi gangguan distribusi maupun kenaikan harga pangan di daerah pemasok.
“Sejumlah kebutuhan pokok masyarakat masih banyak dipasok dari luar daerah. Ini menunjukkan produksi pangan lokal kita belum mampu memenuhi kebutuhan secara menyeluruh,” ujar Kamaruddin (17/8/2026).
Ia menilai Samarinda sebenarnya memiliki peluang untuk meningkatkan produksi pangan apabila pemerintah serius mengembangkan sektor pertanian.
Salah satu yang harus menjadi perhatian adalah pembangunan infrastruktur pendukung, terutama sistem irigasi dan pengairan.
Kamaruddin menyebut, tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, lahan pertanian yang tersedia sulit dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan hasil produksi.
“Pengembangan sektor pertanian harus benar-benar diwujudkan, bukan hanya sebatas perencanaan. Infrastruktur seperti irigasi dan pengairan perlu diperkuat agar hasil produksi bisa meningkat,” katanya.
Selain memperbaiki infrastruktur, DPRD juga mendorong pemerintah mengoptimalkan lahan yang masih belum produktif untuk dikembangkan menjadi kawasan pertanian.
Menurut Kamaruddin, pemanfaatan lahan tersebut tidak hanya berpotensi meningkatkan pasokan pangan lokal, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Ia berharap sektor pertanian tidak hanya menjadi program jangka pendek, tetapi masuk dalam strategi pembangunan daerah secara berkelanjutan.
“Potensi lahan yang ada harus dimanfaatkan secara maksimal. Jika dikelola dengan baik, daerah akan lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis Frida editor Eka mandiri

















Users Today : 1881
Total Users : 1428411
Views Today : 3123
Total views : 6748176