Teks foto: Petugas mengevakuasi jenazah pria 58 tahun yang ditemukan meninggal dunia di sebuah warung samping Puskesmas Remaja, Jalan Remaja, Samarinda, Kamis (10/9/2026).
Infobenua.com Samarinda – Seorang pria berusia 58 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah warung yang berada di samping Puskesmas Remaja, Jalan Remaja RT 44, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Kamis (10/9/2026).
Korban diketahui bernama Asri Amin. Saat ditemukan sekitar pukul 13.25 Wita, korban dalam posisi terbaring di dalam warung.
Penemuan itu pertama kali diketahui Yuni Dian, seorang perawat Puskesmas Remaja. Ia melihat seorang pria terbaring di dalam warung, kemudian bersama rekannya mendekati korban untuk memeriksa kondisinya.
Saat dilakukan pemeriksaan, mulut korban mengeluarkan busa dan denyut nadinya sudah tidak teraba. Korban kemudian dinyatakan dalam kondisi meninggal dunia.
Seorang pekerja wakar, Mulyadi, yang melintas di sekitar lokasi juga melihat petugas puskesmas sedang memeriksa korban. Setelah mengetahui korban telah meninggal, ia kemudian menghubungi kepolisian.
Personel Polsek Sungai Pinang bersama Pamapta dan Unit Inafis Polresta Samarinda tiba di lokasi sekitar pukul 13.40 Wita. Petugas langsung mengamankan lokasi, melakukan identifikasi serta olah tempat kejadian perkara.
Jenazah kemudian dievakuasi sekitar pukul 14.15 Wita ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil olah TKP dan identifikasi fisik sementara, Unit Inafis Polresta Samarinda tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik maupun bekas penganiayaan pada tubuh korban. Polisi menduga korban meninggal akibat sakit yang dideritanya.
Keterangan sejumlah saksi menyebutkan, korban selama ini kerap terlihat melintas dan menumpang di warung-warung sekitar lokasi. Korban juga disebut tidak memiliki tempat tinggal maupun keluarga di Samarinda.
Sejumlah barang milik korban turut diamankan polisi, di antaranya tas berisi dompet, KTP, telepon genggam, HT dan uang tunai. Polisi juga menemukan bungkus obat Herbasam.
Dalam penanganan kasus tersebut, polisi telah mendatangi dan mengamankan TKP, melakukan olah TKP bersama Unit Inafis, memeriksa saksi-saksi serta mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penulis : Frida | Editor : Eka mandiri

















Users Today : 821
Total Users : 1474947
Views Today : 1670
Total views : 6868829