Teks foto: Wakil Ketua II DPRD Kota Samarinda Ahmad Vananzda
Infobenua.com.Samarinda —Aktivitas di Folder Air Hitam Samarinda semakin ramai, mulai dari warga yang berolahraga hingga pedagang yang membuka usaha di sekitar kawasan. Namun, ramainya aktivitas tersebut belum diikuti pengelolaan yang jelas, terutama terkait parkir dan lapak pedagang.
Wakil Ketua II DPRD Kota Samarinda Ahmad Vananzda menilai kondisi itu perlu segera dibenahi. Menurutnya, kawasan yang memiliki potensi ekonomi tersebut seharusnya bisa ditata agar tidak hanya menjadi ruang publik, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Semua yang berpotensi mendapatkan PAD, yang mungkin saat ini masih semrawut atau masih dasar, saya pikir perlu kita tata,” kata Ahmad (13/8/2026).
Dia mengatakan, persoalan yang terlihat di lapangan cukup beragam. Mulai dari belum jelasnya pengelolaan parkir hingga mekanisme bagi pedagang yang berjualan di kawasan tersebut.
“Siapa yang mengelola, parkirnya ke mana, terus yang dagang juga harus bayar sama siapa lapaknya. Nah, ini salah satu masukan yang nanti kita sampaikan ke dinas terkait,” ujarnya.
Menurut Ahmad, penataan juga perlu mempertimbangkan masyarakat yang datang ke Folder Air Hitam untuk berolahraga maupun menikmati kawasan tersebut.
Pemerintah harus memastikan aktivitas warga dan kegiatan ekonomi dapat berjalan tanpa membuat kawasan semakin semrawut.
Dia juga mengingatkan Satpol PP agar tidak terburu-buru melakukan penertiban terhadap pedagang tanpa adanya koordinasi terlebih dahulu dengan OPD terkait.
“Jangan sampai nanti tiba-tiba sudah ada komunikasi, mereka mungkin setengah komunikasi dengan pemerintah kota, tiba-tiba penegak perda atau Satpol PP langsung sikat habis. Ini juga harus kita koordinasikan,” tegasnya.
Ahmad menilai pemerintah perlu menentukan lebih dulu pola pengelolaan kawasan, termasuk lokasi berdagang, parkir, hingga aturan bagi pelaku usaha.
Dengan begitu, pedagang tidak sekadar ditertibkan, tetapi juga mendapat kepastian mengenai tempat dan mekanisme usaha mereka.
DPRD Samarinda, kata dia, akan mendorong koordinasi dengan dinas terkait untuk membahas persoalan tersebut.
Penataan Folder Air Hitam diharapkan tidak hanya membuat kawasan lebih tertib, tetapi juga membuka peluang PAD bagi pemerintah daerah.
“Nanti kita akan coba berkoordinasi dengan dinas yang terkait,” demikian Ahmad.
Penulis Frida editor Eka mandiri



















Users Today : 1264
Total Users : 1421809
Views Today : 3087
Total views : 6737294