Ket Foto: Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro saat memimpin konferensi pers pengungkapan kasus 3C di Aula Polresta Samarinda, Kamis (13/8/2026).
Infobenua.com Samarinda – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) mencatat keberhasilan dalam menangani ratusan kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sepanjang dua bulan terakhir. Dari 138 kasus yang ditangani, sebanyak 148 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja seluruh jajaran kepolisian di wilayah Kalimantan Timur dalam merespons laporan masyarakat dan melakukan pengembangan penyelidikan terhadap berbagai tindak pidana 3C.
“Sejak Juni hingga 13 Agustus 2026, kami berhasil menangani 138 kasus 3C. Dari jumlah tersebut, sebanyak 148 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini menjalani proses hukum,” ujarnya saat konferensi pers di Aula Polresta Samarinda, Kamis (13/8/2026).
Berdasarkan data kepolisian, kasus pencurian dengan pemberatan masih mendominasi. Dari total tersangka yang diamankan, sebanyak 102 orang terlibat dalam kasus curat. Sementara itu, 40 tersangka terkait kasus curanmor dan enam tersangka lainnya terlibat dalam kasus curas.
Menurut Endar, pengungkapan perkara tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Selain melakukan penindakan, kepolisian juga terus mengevaluasi pola kejahatan yang terjadi di berbagai daerah.
Hasil evaluasi tersebut digunakan sebagai dasar untuk memetakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap tindak pidana 3C. Dengan pemetaan tersebut, langkah pencegahan dan penempatan personel dapat dilakukan secara lebih efektif.
“Kami terus melakukan analisis terhadap perkembangan kasus yang terjadi. Pemetaan wilayah rawan menjadi salah satu langkah penting untuk menentukan strategi pengamanan yang tepat,” katanya.
Salah satu daerah yang menjadi perhatian adalah Kota Samarinda yang mencatat jumlah kasus cukup menonjol dibandingkan sejumlah wilayah lainnya. Kondisi tersebut membuat kepolisian meningkatkan pengawasan dan patroli di beberapa titik yang dinilai rawan.
Kapolda menegaskan seluruh tersangka diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa adanya perlakuan khusus. Penanganan perkara dilakukan berdasarkan alat bukti serta tingkat keterlibatan masing-masing pelaku.
“Setiap perkara kami tangani secara profesional dan objektif. Semua pelaku yang terbukti melakukan tindak pidana akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Untuk meningkatkan kecepatan respons terhadap kejadian kriminal, Polda Kaltim juga memperkuat peran Unit Reaksi Cepat (URC). Tim tersebut akan ditempatkan di wilayah yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi berdasarkan hasil analisis kepolisian.
Penempatan personel URC dilakukan dengan mempertimbangkan lokasi rawan kejahatan, waktu yang sering menjadi titik terjadinya tindak kriminal, serta laporan yang disampaikan masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penanganan ketika terjadi gangguan keamanan maupun tindak pidana.
Selain itu, Endar menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung upaya menjaga keamanan lingkungan. Ia mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan serta tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat kepolisian.
“Informasi dari masyarakat sangat membantu dalam upaya pencegahan maupun pengungkapan kasus. Karena itu kami berharap sinergi ini terus terjalin dengan baik,” ujarnya.
Polda Kaltim juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengamanan rumah, kendaraan, tempat usaha, dan barang berharga lainnya guna mengurangi peluang terjadinya tindak kejahatan.
Ke depan, kepolisian akan terus memperkuat patroli, meningkatkan respons terhadap laporan masyarakat, serta melakukan evaluasi berkala terhadap perkembangan situasi keamanan di Kalimantan Timur sebagai upaya menekan angka kriminalitas.
Penulis Nisnun Editor Eka Mandiri



















Users Today : 1048
Total Users : 1421593
Views Today : 2656
Total views : 6736863