Infobenua.com Samarinda: Perwakilan Duta Wisata Kalimantan Timur (Kaltim) 2023, Arif Noor Gunawan dan Nadya Pradita, kini tengah bersiap untuk tampil di ajang Duta Wisata Indonesia 2024 yang akan digelar di Kota Palu pada 3-8 Desember 2024. Pasangan yang sebelumnya dinobatkan sebagai Duta Wisata Samarinda 2022 ini membawa misi besar: memperkenalkan potensi pariwisata dan budaya Kaltim ke panggung nasional.
Putik Pampang: Kebanggaan Kaltim di Kancah Nasional
Arif dan Nadya tidak hanya tampil sebagai wakil, tetapi juga membawa program unggulan mereka, Putik Pampang. Program ini merupakan singkatan dari Kampung Batik Pampang, sebuah inisiatif untuk melahirkan produk batik khas Kaltim yang terinspirasi dari keindahan seni dan budaya suku Dayak.
Batik Pampang, yang dihasilkan melalui kolaborasi dengan komunitas di Kampung Pampang, menjadi bentuk pelestarian sekaligus inovasi dalam memperkenalkan kekayaan budaya Kaltim. Keberhasilan mereka mengangkat program ini sebelumnya telah memberikan kontribusi besar dalam menambah keberagaman wastra nusantara, sekaligus memperkuat identitas lokal Kaltim.
“Program ini bukan hanya tentang melestarikan tradisi, tapi juga bagaimana tradisi itu bisa memiliki nilai ekonomi dan daya tarik pariwisata,” ungkap Nadya dalam sebuah wawancara.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Kaltim
Keseriusan pasangan ini disambut penuh dukungan oleh Dinas Pariwisata Kaltim. Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, memastikan bahwa persiapan mereka tidak hanya berupa teknis keberangkatan, tetapi juga penguatan mental dan kemampuan.
“Kita tidak hanya memberikan dukungan tiket dan akomodasi melalui kerja sama dengan mitra sponsorship seperti Bankaltimtara dan beberapa perusahaan tambang, tetapi juga fokus pada penguatan soft skill, seperti public speaking dan rasa percaya diri,” ujar Ririn.
Ia menambahkan bahwa meskipun program Putik Pampang memiliki potensi besar, tantangan utama yang harus diatasi oleh Arif dan Nadya adalah meningkatkan kepercayaan diri mereka di panggung nasional.
“Jiwa kompetitif harus di-upgrade. Jika sudah di kancah nasional, mereka harus menunjukkan karakter yang kuat dan percaya diri,” tambahnya.
Harapan Tinggi untuk Promosi Wisata Berkelanjutan
Selain menampilkan potensi budaya melalui Putik Pampang, kehadiran Arif dan Nadya juga menjadi momentum penting untuk memperkuat branding pariwisata berkelanjutan di Kaltim. Sebagai provinsi yang akan menjadi rumah dari Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, pariwisata Kaltim memiliki peluang besar untuk berkembang.
“Ajang ini adalah cara kami mempromosikan pariwisata Kaltim lebih luas. Dengan visi membangun Kaltim Nusantara dan mewujudkan pariwisata berkelanjutan, kami berharap Arif dan Nadya dapat membawa nama Kaltim harum di kancah nasional,” ujar Ririn.
Langkah Optimis Menuju Panggung Nasional
Arif dan Nadya sendiri mengaku bersemangat sekaligus termotivasi untuk memberikan yang terbaik.
“Kami ingin membuktikan bahwa Kaltim punya banyak hal untuk dibanggakan, mulai dari keindahan alam, budaya, hingga inovasi seperti Putik Pampang ini,” ungkap Arif.
Sebagai salah satu dari 11 pasangan finalis yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, Arif dan Nadya akan bersaing tidak hanya dalam penampilan, tetapi juga dalam mempresentasikan program-program unggulan mereka yang mencerminkan kekayaan dan keunikan Kaltim.
Dengan semangat yang terus menyala dan dukungan dari berbagai pihak, harapan besar tertuju pada Arif dan Nadya untuk menjadi juara, sekaligus memperkenalkan Kaltim sebagai destinasi wisata unggulan yang siap mendunia.
“Kami optimis, dan kami akan memberikan yang terbaik untuk Kaltim,” tutup Nadya dengan penuh keyakinan.(Frida)

















Users Today : 1101
Total Users : 1457571
Views Today : 3830
Total views : 6829159