InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Menjawab Panggilan Kartini di Zaman Yang Tak Lagi Sama 

by Eka Mandiri
Senin, 21 April 2025, 19:15
in Berita, Kaltim, Ragam
Bagikan

Keterangan foto: Elfrida Sentyana Siburian

Infobenua.com.Samarinda.”Saya ingin sekali berkenalan dengan seorang ‘gadis modern’, yang berani, yang dapat berdiri sendiri, yang menempuh jalan hidupnya dengan langkah cepat, tegap, riang dan gembira, penuh semangat, dan keasyikan. Gadis yang selalu bekerja tidak hanya untuk kepentingan kebahagiaan dirinya sendiri, tetapi berjuang untuk masyarakat luas, bekerja demi kebahagiaan sesama” (Surat Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang).

Seperti itulah ungkapan Kartini yang menaruh harapan akan sebuah perubahan yang lebih baik kepada seluruh kaum perempuan di zaman yang katanya sudah modern dan maju ini. Gadis modern yang diharapkan berdiri sendiri namun tidak menjadikan laki-laki sebagai musuh untuk memperoleh kemerdekaan.

Kartini telah membuka cakrawala baru bagi kaum perempuan. Jika dibandingkan dengan zaman dahulu, perempuan selalu dikekang bahkan tak diijinkan bersuara apalagi mengambil peran dalam ruang ruang strategis dan politik. Maka tak salah Kartini menulis buku Habis Gelap Terbitlah Terang. Puteri Jepara anak bangsawan itu harus bergulat dengan pemikirannya untuk merobohkan tembok dan sekat yang meng kerangkeng kaum peremelfripuan.

Tangis yang ditulisnya dengan tinta kesedihan pun berganti dengan sistem penindasan yang baru apalagi di era media sosial ini. Munculnya sebutan baru untuk perempuan yang ingin menjadi dirinya sendiri, syarat perempuan harus putih dan cantik, perempuan tidak usah sekolah tinggi, pelecehan terjadi hanya karena busana perempuan dianggap terbuka, bahkan perempuan harus tetap mengemban peran ganda. Rasanya ini hanya memperbaharui sebutan dan penindasan yang ada di zaman dulu. Kata-kata diperbaharui padahal sama aja tujuannya untuk mengkelasduakan perempuan.

Perempuan masih dibelenggu dengan tuntutan di bangsa yang katanya cinta akan keadilan dan tidak memandang gender. Padahal kalau bicara soal kesetaraan gender maka yang ada di benak kita adalah “kita semua harus setara” bukan “perempuan harus di atas laki-laki”. Kartini ingin perempuan memiliki kesempatan yang sama, ruang yang adil, dan pastinya suara yang didengar tanpa bias gender. Itulah panggilan Kartini untuk seluruh perempuan di zaman yang sudah tak lagi sama ini. Namun, kendati demikian bukan berarti zaman dulu perempuan tidak berjuang, hanya saja perjuangan itu belum sepenuhnya membuahkan hasil.

Dunia serba cepat berubah pada akhirnya perempuan tak banyak kehilangan arah, dan sunyi dalam keramaian digital. Untuk hal ini ada yang perlu diperhatikan oleh pendidikan yakni penanaman konsep diri yang nantikan menentukan akan seperti apa dan menjadi bagaimana seseorang di dalam kehidupan masyarakat. Jangan ada lagi sebutan untuk perempuan tidak bisa mengemban tugas sebagai ketua, atau mengatakan perempuan lebih tepatnya di dapur dan fokus saja mengurus rumah tangga. Bukankan perempuan adalah pendidik utama peradaban?

Perempuan diambil dari tulang rusuk laki-laki yang artinya keduanya harus saling bergandengan tangan untuk mewujudkan panggilan Kartini. Bung Karno pun menegaskan bahwa persoalan perempuan adalah persoalan masyarakat, meski perempuan yang lebih tau apa permasalahannya bukan berarti laki-laki menutup mata.

Di berbagai daerah memang emansipasi perempuan telah dijalankan. Pemerintah juga memberikan kesempatan partisipasi perempuan 30 persen dalam politik, meskipun tetap saja banyak anggapan itu hanya memenuhi kuota saja bukan murni karena ingin mewujudkan kesetaraan tadi. Salah satu yang menjadi penyebab emansipasi belum berjalan yaitu rendahnya tingkat kepercayaan kepada perempuan untuk memperoleh hak dan kewajiban yang sama.

Tak salah jika panggilan Kartini adalah perempuan harus menjadi manusia seutuhnya. Perempuan harus menjadi bagian dari perjuangan. Kalau kita tarik ke belakang, pembebasan itu tak kunjung tuntas. Bahkan semakin miris dengan banyaknya korban pelecehan seksual, eksploitasi buruh perempuan, gaji yang minim itupun perempuan kadang harus berjuang dua kali lebih keras dari laki-laki. Ruang aman selalu disuarakan, tapi perempuan menemui banyak tempat dan hal yang justru membuatnya tidak nyaman. Lihat saja sampai sekarang RUU PPRT 20 tahun mangkrak tak kunjung diberi kejelasan.

Saya ingin menyampaikan kepada kaumku, tak perlu meminta maaf saat ingin menjadi diri sendiri. Meski dunia belum sepenuhnya memberi ruang, bangunlah ruang itu. Jika kamu ingin bersuara di media sosial maka lakukanlah dengan bijak tanpa harus menjatuhkan laki-laki, jangan ukur dirimu dari jumlah prestasi, jumlah likes atau followers tapi dari kamu menjadi diri sendiri dan berfikir kritis. Patahkan standar bahwa perempuan harus cantik dan putih. Kita tidak punya hak untuk memberi standar kepada kaum yang sedang berjuang untuk hal yang lebih besar dan penting. Apalah arti cantik jika tidak bisa membangun bangsa dengan karyanya.

Karena itu mari menjawab panggilan itu, mulai membangun kesadaran dan menghapus segala citra negatif tentang perempuan yang selama ini telah diterima, setidaknya ini membuka jalan agar rekonstruksi pola pikir yang baru terjadi. Selamat Hari Kartini untuk semua perempuan yang tetap berjuang, bermimpi, belajar, dan mencinta akan keadilan. Mari melanjutkan kisahnya hingga kita sampai di zaman yang baik itu.

Penulis: Elfrida Sentyana Siburian

Kader DPC GMNI Samarinda

Winner Duta Peduli Sejarah Indonesia 2024/2025

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0

Pasang Patok, Cara Sederhana Cegah Sengketa Tanah dengan Tetangga

Senin, 25 Mei 2026, 16:38

Pasang Patok, Cara Sederhana Cegah Sengketa Tanah dengan Tetangga

Senin, 25 Mei 2026, 16:05
DPRD Kaltim Jadwalkan Paripurna Hak Angket 10 Juni, Setelah Dapat Arahan Kemendagri

DPRD Kaltim Jadwalkan Paripurna Hak Angket 10 Juni, Setelah Dapat Arahan Kemendagri

Senin, 25 Mei 2026, 15:12
Bareskrim Polri Ungkap Hasil Investigasi Awal Blackout Sumatera, Dipastikan Tidak Ada Unsur Sabotase

Bareskrim Polri Ungkap Hasil Investigasi Awal Blackout Sumatera, Dipastikan Tidak Ada Unsur Sabotase

Senin, 25 Mei 2026, 13:46

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1306809
Users Today : 515
Total Users : 1306809
Views Today : 2206
Total views : 6404268
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com