Infobenua.com.Samarinda – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Timur (Kaltim) secara resmi menetapkan Wiwid Marhaendra Wijaya sebagai Ketua dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-2 yang diselenggarakan pada Sabtu, 11 Mei 2025. Kegiatan berlangsung di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, dan dihadiri oleh perwakilan SMSI kabupaten/kota se-Kaltim serta pengurus pusat.
Proses pemilihan berjalan secara demokratis dan terbuka. Musprov ini menjadi forum evaluasi dan penyusunan kepengurusan baru setelah masa bakti sebelumnya berakhir. Selain memilih ketua, peserta juga menetapkan jajaran pengurus inti untuk mendampingi kepemimpinan SMSI Kaltim ke depan.
Adapun struktur kepengurusan inti yang terpilih adalah Wiwid Marhaendra Wijaya sebagai Ketua, Indra Teguh sebagai Ketua Harian, Yaqub sebagai Sekretaris, dan Jerin sebagai Bendahara.
Penetapan susunan tersebut dilakukan melalui musyawarah mufakat, tanpa mekanisme voting, sesuai dengan budaya organisasi yang dijunjung tinggi oleh SMSI.
Dalam keterangannya usai pemilihan, Wiwid menyampaikan apresiasi terhadap seluruh peserta yang telah menjaga jalannya Musprov dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam bursa calon ketua didorong oleh aspirasi anggota SMSI kabupaten/kota dan sebagai bentuk komitmennya terhadap kemajuan organisasi.
“Alhamdulillah hari ini berjalan dengan lancar. Saya maju sebagai calon ketua juga karena dorongan dari teman-teman. Saya bisa mundur kapan saja jika pemilik suara meminta dan direstui oleh pengurus pusat. Ini murni amanah organisasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wiwid menyoroti perkembangan signifikan SMSI Kaltim dari sisi jumlah anggota. Ia menyebut, saat awal berdiri pada 2018, SMSI Kaltim hanya memiliki lima media anggota. Namun hingga kini jumlahnya telah mencapai 190, dan diperkirakan akan menembus angka 200 pada akhir tahun.
Capaian tersebut, menurutnya, bukan hal yang mudah dan membutuhkan kerja kolektif serta konsistensi dalam membangun organisasi. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kebersamaan dan kerja tim yang solid di dalam tubuh kepengurusan SMSI.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, penting bagi saya untuk membentuk tim yang kuat. Kami akan melakukan rapat lanjutan untuk menyusun struktur kepengurusan lengkap, dengan mempertimbangkan potensi dari rekan-rekan di kabupaten/kota,” jelasnya.
Di tengah perkembangan organisasi yang cukup pesat, Wiwid juga menekankan perlunya sinergi antara media dan pemerintah. Terlebih, dengan telah terbitnya Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pola kemitraan antara pemerintah daerah dan media massa, ia berharap media-media anggota SMSI dapat mengambil peran secara profesional.
“Kita ketahui sekarang ada Pergub. Saya berharap semua media dapat bekerja sama dengan pemerintah, dengan tetap menjaga independensi dan etika jurnalistik,” ucapnya.
Selain memperkuat struktur organisasi, Wiwid juga menetapkan agenda peningkatan kualitas anggota sebagai prioritas. Ia berharap seluruh media yang tergabung dalam SMSI dapat memenuhi standar Dewan Pers, baik dari sisi legalitas perusahaan pers maupun kompetensi wartawannya.
“Ke depan, kami ingin semua media anggota SMSI bisa terverifikasi Dewan Pers dan wartawannya memiliki kompetensi. Ini akan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kredibilitas dan profesionalisme pers di Kaltim,” tegasnya.
Dengan komitmen tersebut, kepengurusan baru SMSI Kaltim diharapkan bisa membawa semangat baru dan memperkuat peran organisasi sebagai mitra yang aktif dan positif bagi dunia media di daerah.
Penulis Fara I Editor Eka Mandiri

















Users Today : 115
Total Users : 1444828
Views Today : 507
Total views : 6782169