InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Ekonomi Jepang Tumbuh 1,1% pada Kuartal II, Melambat di Bawah Perkiraan

by Hery Kuswoyo
Senin, 17 Agustus 2026, 17:14
in Internasional
Bagikan

Infobenua.com, Tokyo — Pertumbuhan ekonomi Jepang melambat secara tak terduga pada kuartal II 2026, terutama akibat melemahnya investasi perusahaan dan konsumsi rumah tangga di tengah ketidakpastian ekonomi yang dipicu konflik di Timur Tengah.

Kantor Kabinet Jepang dalam laporan yang dirilis Senin (17/8) mencatat produk domestik bruto (PDB) riil tumbuh 1,1% secara tahunan pada April–Juni 2026. Angka tersebut turun dari pertumbuhan 1,9% pada kuartal sebelumnya setelah direvisi dan berada di bawah perkiraan ekonom sebesar 2%.

Meski melambat, perekonomian Jepang masih mencatat pertumbuhan selama tiga kuartal berturut-turut.

Investasi modal menjadi salah satu sumber utama pelemahan. Belanja modal perusahaan turun 1,2% secara kuartalan, lebih buruk dibandingkan kontraksi 1% pada periode sebelumnya. Hasil tersebut juga berlawanan dengan proyeksi ekonom yang memperkirakan investasi meningkat 0,5%.

“Konsumsi cukup lemah,” kata Kepala Ekonom Daiwa Institute of Research Keiji Kanda. “Penurunan barang tidak tahan lama lebih besar dari yang diperkirakan, dan mengingat konsumsi tidak sekuat yang diharapkan serta belanja modal juga lemah, penilaian saya adalah hasil keseluruhan tidak terlalu kuat.”

Rilis PDB tersebut muncul ketika Jepang menghadapi tekanan ekonomi akibat konflik di Timur Tengah. Gejolak tersebut mendorong harga bahan bakar dan produk berbasis minyak bumi sekaligus mengganggu sejumlah rantai pasok.

Perlambatan pertumbuhan berpotensi menyulitkan komunikasi kebijakan Bank of Japan (BOJ), terutama ketika bank sentral tengah mempertimbangkan waktu kenaikan suku bunga berikutnya.

Pelaku pasar hingga Senin pagi memperkirakan peluang BOJ menaikkan suku bunga acuannya mencapai sekitar 80% pada pertemuan kebijakan yang dijadwalkan 18 September, berdasarkan harga kontrak overnight swaps.

Konsumsi rumah tangga melemah

Konsumsi swasta tidak mengalami pertumbuhan pada kuartal II, meleset dari konsensus ekonom yang memperkirakan kenaikan 0,4%. Pada kuartal sebelumnya, konsumsi rumah tangga tumbuh 0,5% setelah direvisi.

Lemahnya konsumsi diperkirakan mencerminkan kehati-hatian masyarakat dalam membelanjakan uang di tengah tekanan biaya hidup yang terus meningkat.

Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi Perdana Menteri Sanae Takaichi. Tingkat kepuasan terhadap pemerintahannya mulai menurun sekitar enam bulan setelah kemenangan besar dalam pemilu, sementara harga kebutuhan sehari-hari, termasuk pangan, masih meningkat.

Pemerintah telah memberikan subsidi untuk menekan biaya utilitas. Takaichi juga berencana memangkas pajak penjualan makanan menjadi 1% selama dua tahun mulai April mendatang.

Di sisi lain, sejumlah indikator aktivitas perusahaan justru menunjukkan kondisi yang relatif kuat selama periode yang sama.

Survei Tankan BOJ menunjukkan kepercayaan bisnis perusahaan manufaktur besar meningkat pada Juni ke level tertinggi sejak 2018. Sentimen perusahaan nonmanufaktur besar juga bertahan di tingkat tertinggi sejak 1991.

Produksi industri mencatat kenaikan setiap bulan sejak akhir kuartal I, sementara proyeksi menunjukkan produksi masih berpotensi meningkat pada Juli dan Agustus. Indeks PMI manufaktur juga tetap berada pada level tinggi setelah mencapai posisi terbaik dalam 12 tahun pada April.

Biaya perusahaan terus meningkat

Melemahnya investasi perusahaan terjadi ketika kinerja laba korporasi Jepang relatif positif. Laba berjalan perusahaan meningkat lebih besar dari perkiraan dalam periode tiga bulan hingga Maret.

Namun, dunia usaha masih menghadapi tekanan dari kenaikan biaya operasional. Harga barang korporasi pada Juli meningkat 7,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut mendorong perusahaan menghadapi tekanan untuk meneruskan sebagian kenaikan biaya kepada konsumen melalui harga jual.

Pemerintah Jepang juga berupaya mengurangi risiko pasokan energi dengan memperluas sumber impor, terutama ketika Selat Hormuz masih secara efektif tertutup.

Data perdagangan menunjukkan perubahan signifikan dalam sumber pasokan minyak Jepang. Pada Juni, Amerika Serikat memasok hampir sepertiga kebutuhan impor minyak Jepang, dibandingkan sekitar 7% pada Februari.

Ke depan, perekonomian Jepang menghadapi kombinasi antara tekanan biaya dan permintaan domestik yang lemah, serta sejumlah faktor yang berpotensi menopang pertumbuhan.

Kenaikan upah yang relatif kuat setelah proses negosiasi gaji tahunan, ditambah kebijakan subsidi pemerintah, diperkirakan dapat membantu menjaga konsumsi rumah tangga.

“Konsumsi lebih lemah dari perkiraan, tetapi kompensasi karyawan meningkat dari kuartal sebelumnya dan upah riil terus tumbuh dibandingkan setahun sebelumnya. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, saya tidak berpikir tren pemulihan ekonomi yang mendasar telah terhenti,” kata Kanda. (*)

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Pertempuran Lebanon Mematikan, Tekanan terhadap Perundingan AS-Iran Meningkat

Pertempuran Lebanon Mematikan, Tekanan terhadap Perundingan AS-Iran Meningkat

Senin, 17 Agustus 2026, 17:28
Ekonomi Jepang Tumbuh 1,1% pada Kuartal II, Melambat di Bawah Perkiraan

Ekonomi Jepang Tumbuh 1,1% pada Kuartal II, Melambat di Bawah Perkiraan

Senin, 17 Agustus 2026, 17:14
Aturan Baru UE Batasi PFAS dalam Kemasan Makanan, Pelaku Usaha Keluhkan Beban Biaya

Aturan Baru UE Batasi PFAS dalam Kemasan Makanan, Pelaku Usaha Keluhkan Beban Biaya

Senin, 17 Agustus 2026, 17:02
Trump Perintahkan Pengurangan Latihan Militer AS-Korea Selatan

Trump Perintahkan Pengurangan Latihan Militer AS-Korea Selatan

Senin, 17 Agustus 2026, 16:49

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1429576
Users Today : 859
Total Users : 1429576
Views Today : 1649
Total views : 6750435
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com