Infobenua.com, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terus memperkuat keterlibatan generasi muda dalam organisasi dan kegiatan kepemudaan.
Meski posisi Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kaltim turun dari peringkat lima besar nasional pada 2022 menjadi urutan ketujuh tahun ini, Dispora memastikan tren pembangunan pemuda di daerah tetap positif.
Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Hasbar Mara, menegaskan penurunan peringkat tersebut lebih disebabkan perubahan indikator penilaian nasional, bukan penurunan kinerja.
“Kami tetap bersyukur karena posisi Kaltim masih di atas rata-rata nasional,” ujarnya, Senin (4/8/25).
IPP mengukur kesempatan pemuda berkembang dalam lima domain, yakni pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, partisipasi, dan kepemudaan. Dispora Kaltim fokus pada dua domain terakhir yang langsung terkait dengan tugas dan fungsi instansi.
“Kami mendorong pemuda agar aktif di organisasi dan kegiatan kepemudaan, karena ini menjadi faktor penting yang memengaruhi capaian indeks,” jelas Hasbar.
Berbagai langkah strategis dilakukan, mulai dari pembinaan organisasi kepemudaan, pelatihan kepemimpinan, pengembangan kewirausahaan, hingga pemberdayaan pemuda berbasis desa dan kelurahan. Semua diarahkan untuk mencetak generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Dispora Kaltim menegaskan bahwa peningkatan IPP bukan sekadar target angka, tetapi cerminan kuatnya peran pemuda dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan politik.
“Dengan kebijakan terarah dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan keaktifan pemuda menjadi kekuatan nyata bagi terwujudnya Kaltim yang maju, inklusif, dan berdaya saing,” tandasnya.(ADV)
Penulis : Nurfa | Editor: Eka Mandiri




















Users Today : 1212
Total Users : 1367450
Views Today : 5150
Total views : 6612793