Foto : Andi Satya Adi Saputra saat terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Samarinda
Infobenua.com, Samarinda – Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Samarinda menetapkan Andi Satya Adi Saputra sebagai ketua secara aklamasi. Agenda yang berlangsung di Hotel Fugo Samarinda, Sabtu (8/8/2026), menetapkan Andi Satya setelah dirinya menjadi satu-satunya calon yang mengembalikan formulir pendaftaran hingga tahapan pemilihan.
Musda tersebut menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus menetapkan kepemimpinan baru Golkar Samarinda untuk menghadapi agenda politik mendatang, termasuk Pemilu 2029.
Andi Satya menyampaikan proses pencalonan telah dibuka sesuai ketentuan yang berlaku di internal partai. Setelah batas waktu pendaftaran berakhir, hanya dirinya yang menyerahkan kembali formulir pencalonan sehingga tahapan Musda dilanjutkan dengan mekanisme aklamasi.

“Prosedur pendaftaran sudah kita buka. Ternyata yang mengembalikan formulir hanya satu calon. Karena hanya ada satu calon, akhirnya prosesnya dilanjutkan sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Andi Satya usai Musda.
Selain menetapkan ketua, forum tersebut turut berkaitan dengan komitmen politik Andi Satya untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Wali Kota Samarinda pada Pilkada mendatang. Kesanggupan maju sebagai calon kepala daerah menjadi bagian dari pakta integritas yang diminta DPD Partai Golkar Kalimantan Timur.
“Tadi permintaan dari DPD I memang meminta dalam pakta integritas adanya kesanggupan sebagai Ketua Golkar Samarinda untuk bersedia maju sebagai wali kota pada pemilihan wali kota yang akan datang,” ujarnya.
Kendati demikian, Andi Satya menyebut pencalonan tersebut masih harus mengikuti mekanisme internal Partai Golkar. Keputusan akhir berada pada proses politik partai dan perkembangan situasi di Kalimantan Timur.
“Kita lihat nanti seperti apa mekanismenya dan bagaimana dinamika politik di Kalimantan Timur. Ini kan masih jauh,” katanya.
Di tingkat legislatif, kepengurusan baru juga memasang sasaran untuk meningkatkan perolehan kursi Golkar pada Pemilu 2029. Saat ini Golkar Samarinda memiliki delapan kursi DPRD Kota Samarinda dan berada di posisi kedua setelah Partai Gerindra dengan sembilan kursi.
Andi Satya menargetkan Golkar kembali menjadi partai dengan perolehan suara terbanyak di DPRD Kota Samarinda. Penambahan satu hingga dua kursi menjadi sasaran yang ingin diwujudkan pada pemilu mendatang.
“Target kita tentu ingin membawa Golkar kembali ke kejayaannya. Semoga pada Pemilu 2029 nanti Golkar bisa mendapatkan suara terbanyak untuk DPRD Kota Samarinda dan menambah satu atau dua kursi,” ucapnya.
Penguatan organisasi juga diarahkan pada regenerasi kader. Golkar Samarinda akan membuka ruang lebih luas bagi generasi Z dan milenial untuk bergabung serta mengambil peran dalam kepengurusan maupun kontestasi legislatif.
Langkah tersebut disiapkan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan komposisi pemilih pada Pemilu 2029. Kelompok generasi muda diperkirakan menjadi bagian besar dari pemilih sehingga keberadaan kader dari kalangan tersebut menjadi salah satu kebutuhan partai.
“Pemilu yang akan datang akan didominasi oleh generasi Z dan milenial. Akan sangat rugi bagi Partai Golkar apabila tidak bisa menarik kader-kader baru yang berasal dari dua kelompok ini,” katanya.
Andi Satya memastikan proses rekrutmen dan sosialisasi kepada calon kader muda akan menjadi bagian dari agenda organisasi. Upaya itu diharapkan dapat menjaga keberlanjutan Golkar Samarinda sekaligus memperkuat daya saing partai menghadapi Pemilu 2029.
“Setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya. Suka atau tidak suka, Partai Golkar adalah partai yang sangat kuat dan senior di Indonesia. Karena itu harus bisa mengikuti perkembangan zaman agar tetap diterima di era terkini,” pungkasnya.
Penulis : Nurfa | Editor: Redaksi



















Users Today : 1636
Total Users : 1409321
Views Today : 2224
Total views : 6717254