InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Musda Golkar Jadi Momentum, Andi Harun Ingatkan Tak Andalkan Politik Uang di Pilkada 2029

by Eka Mandiri
Sabtu, 8 Agustus 2026, 18:36
in Berita, Samarinda
Bagikan

Foto : Wali Kota Samarinda Andi Harun saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Samarinda

Infobenua.com, Samarinda – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Samarinda yang digelar di Hotel Fugo Samarinda, Sabtu (8/8/2026), turut menjadi momentum untuk membicarakan arah politik menuju Pemilu Legislatif dan Pilkada 2029.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengingatkan agar kontestasi politik mendatang berlangsung secara sehat dengan mengedepankan kualitas calon, bukan kekuatan modal.

Andi Harun menyampaikan pandangan tersebut saat menghadiri Musda Golkar Samarinda.

Ia melihat partai politik mulai melakukan konsolidasi dan mempersiapkan mesin politik menghadapi agenda elektoral yang akan datang.

“Saya mungkin akan mendukung calon kepala daerah yang benar-benar mengusung tentang kualitas,” kata Andi Harun.

Ia mengingatkan tingginya biaya politik dapat membawa persoalan setelah seorang kandidat memperoleh jabatan. Pengeluaran besar selama masa pencalonan berpotensi mendorong kepala daerah mencari cara untuk mengembalikan modal yang telah dikeluarkan.

“Kita nggak bisa jamin kalau tidak menimbulkan efek kepemimpinan yang koruptif, yang tidak berpikir bagaimana mengembalikan dengan cara-cara yang tidak benar,” tuturnya.

Karena itu, para kandidat yang akan berlaga pada Pilkada berikutnya diharapkan berani menyatakan komitmen untuk tidak menggunakan politik uang dalam memperoleh dukungan. Pilihan politik masyarakat semestinya dibangun melalui rekam jejak, gagasan, program, serta manfaat yang telah diberikan kepada warga.

“Karena kalau mengandalkan money politic ujung-ujungnya nanti korupsi. Ujung-ujungnya nanti penyalahgunaan wewenang,” tegasnya.

Andi Harun juga melihat adanya perubahan dalam pola pikir masyarakat Samarinda. Pendidikan politik yang semakin berkembang dinilai membuat pemilih memiliki pertimbangan lebih luas dalam menentukan pilihan.

Fenomena tersebut terlihat dari sejumlah pengalaman pada kontestasi sebelumnya. Ada kandidat yang telah mengeluarkan biaya besar, tetapi tidak otomatis memperoleh kemenangan. Kondisi itu menjadi gambaran bahwa modal finansial tidak selalu menjamin keberhasilan dalam pemilihan.

Bagi Andi Harun, perkembangan tersebut perlu terus diperkuat agar masyarakat semakin mengutamakan kapasitas dan integritas calon. Partai politik juga diharapkan ikut mendorong lahirnya kandidat yang memiliki kemampuan serta rekam jejak yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ia mengajak masyarakat Samarinda menjaga kualitas demokrasi dengan tidak menjadikan pemberian uang sebagai dasar dalam menentukan pilihan. Sikap pemilih yang lebih kritis dinilai dapat mendorong terciptanya proses politik yang bersih sekaligus menghasilkan pemimpin yang memiliki legitimasi kuat.

“Walaupun masih ada, mungkin uangnya akan diambil, tapi tetap masyarakat akan memilih calon yang berkualitas,” pungkasnya.

Penulis : Nurfa | Editor: Redaksi

Views Count: 0

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1544801
Users Today : 71
Total Users : 1544801
Views Today : 133
Total views : 7012572
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com