InfoBenua.Com.BONTANG.Kementerian Kesehatan telah melaunching skema penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Bontang. Melalui program Bawis atau berwolbachia serentak, Selasa (5/9/2023). Kegiatan launching ini dilakukan di terminal Bontang Kuala.
Ketua DPRD bersyukur Bontang dipilih menjadi pilot project terkait dengan penanganan DBD melalui wolbachia. Apalagi Kota Taman merupakan satu-satunya daerah di Kaltim yang ditetapkan oleh pemerintah pusat sehubungan skema ini.
“Saya berharap agar penerapan Wolbachia untuk menekan angka kasus DBD ini efektif,” terangnya.
Apalagi dalam waktu dekat memasuki musim penghujan. Maka penetasan telur menjadi nyamuk bakal intensif. Sejauh ini Bontang dikenal sebagai daerah endemis DBD. Kasus positif gigitan nyamuk DBD bahkan kematian selalu ada. “Sehingga perlu langkah cepat yang diambil pemerintah sehubungan dengan penyakit ini,” sebutnya.
Kasus gigitan nyamuk DBD tiap tahunnya mencapai ratusan. Tersebar di 15 kelurahan yang ada. Ia juga meminta warga untuk tetap menerapkan pola hidup bersih sehat. Memeriksa wadah yang potensi menampung air. Sehingga bisa menjadi media perkembangbiakan nyamuk. Mulai dari pot, tatakan dispenser, hingga drum.
Sehubungan dengan kader jumantik juga perlu mendapat perhatian pemkot Bontang. Tugasnya kini selain memantau kondisi lingkungan juga bertambah yakni mengawasi sebaran telur Wolbachia yang ditempatkan. Mereka akan mengganti telur interval dua pekan. Dengan titik jarak selang 75 meter dari lokus lainnya.(ADV/red)


















Users Today : 696
Total Users : 1445409
Views Today : 2783
Total views : 6784445