InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Mobil Cina Kuasai Pasar Brasil, Industri Otomotif Lokal Tertekan

by Hery Kuswoyo
Selasa, 25 Agustus 2026, 23:34
in Internasional
Mobil impor bermerek BYD asal Cina mendarat di pelabuhan Zarate, Argentina, Januari 2026.                  Foto: Matías Baglietto/NurPhoto/picture alliance

Mobil impor bermerek BYD asal Cina mendarat di pelabuhan Zarate, Argentina, Januari 2026. Foto: Matías Baglietto/NurPhoto/picture alliance

Bagikan

Infobenua.com, Montevideo — Lonjakan impor kendaraan buatan Cina mulai mengubah peta industri otomotif Amerika Selatan. Pelabuhan Montevideo, Uruguay, kini menghadapi peningkatan arus kendaraan asal Cina yang kemudian didistribusikan ke Paraguay sebelum memasuki pasar Brasil.

Mónica Ageitos dari otoritas pelabuhan Montevideo mengatakan kapasitas fasilitas bongkar muat kendaraan saat ini mulai kewalahan.

“Arus bongkar muat mobil sudah kelebihan beban,” ujar Mónica Ageitos dari otoritas pelabuhan, seperti dikutip portal berita Ambito.

Otoritas pelabuhan pun mulai mencari lahan tambahan untuk menampung meningkatnya volume kendaraan yang masuk.

Lonjakan tersebut menjadi bagian dari ekspansi industri otomotif Cina di kawasan Amerika Selatan. Jaringan distribusi yang menghubungkan pelabuhan, pasar regional, serta produsen kendaraan membuat produk otomotif Cina semakin mudah menjangkau konsumen di negara-negara Amerika Latin.

Pangsa pasar mobil Cina tembus 25 persen

Di Brasil, penetrasi merek-merek Cina mencapai tingkat tertinggi baru. Bright Consulting, konsultan industri otomotif yang berbasis di Campinas, Sao Paulo, melaporkan bahwa merek mobil Cina menguasai lebih dari 25 persen volume penjualan kendaraan.

Capaian tersebut melampaui rekor sebelumnya sebesar 23,2 persen pada Juli.

“Konsumen tradisional mobil bekas kini kian beralih ke mobil baru buatan Cina,” tulis Bright Consulting dalam analisisnya.

Perubahan preferensi konsumen tersebut ikut memengaruhi pasar kendaraan bekas. Di satu sisi, registrasi kendaraan baru meningkat, sementara permintaan terhadap mobil bekas menghadapi tekanan.

Dominasi produk Cina juga mulai terlihat dalam daftar model kendaraan dengan penjualan tertinggi.

BYD berhasil menempatkan dua produknya di lima besar penjualan pada paruh pertama Agustus. BYD Dolphin mencatat penjualan 3.461 unit, sedangkan Dolphin Mini terjual 3.221 unit.

Meski demikian, posisi teratas masih ditempati Fiat Strada dengan 5.441 unit. Hyundai Creta berada di urutan berikutnya dengan 3.761 unit, disusul VW Polo sebanyak 3.548 unit.

Hasil tersebut menunjukkan produsen Cina mulai menantang posisi merek-merek yang selama ini mendominasi pasar otomotif Brasil.

Produsen Cina incar pabrik lama

Ekspansi tersebut tidak hanya dilakukan melalui impor. Perusahaan otomotif Cina juga mulai memanfaatkan infrastruktur industri yang sebelumnya dibangun produsen Eropa dan Amerika.

Menurut laporan Quatro Rodas, sejumlah fasilitas milik Ford, Mercedes-Benz, dan Renault yang telah ditutup atau dianggap tidak lagi menguntungkan kini mulai dilirik perusahaan Cina. Sebagian telah diambil alih, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap negosiasi.

Ricardo Bastos, Ketua Asosiasi Kendaraan Listrik Brasil (ABVE), menilai penggunaan fasilitas yang sudah tersedia memberikan keuntungan besar bagi investor baru.

“Infrastruktur yang sudah matang memangkas biaya investasi. Namun, keuntungan paling utama biasanya adalah kecepatan,” ujar Ricardo Bastos, Ketua Asosiasi Kendaraan Listrik Brasil (ABVE), kepada majalah otomotif tersebut.

Dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah ada, produsen Cina dapat mengurangi kebutuhan investasi awal sekaligus mempercepat proses produksi dan distribusi kendaraan.

Ekspansi ditopang investasi infrastruktur

Ekonom Brasil Paulo Gala dari Fundação Getulio Vargas melihat ekspansi tersebut sebagai hasil dari strategi jangka panjang Beijing di Amerika Latin.

Menurut Gala, investasi Cina tidak hanya diarahkan pada industri otomotif, tetapi juga pada pembangunan jaringan logistik yang memungkinkan produk-produk Cina masuk ke pasar regional dengan lebih efisien.

“Cina sejak lama telah berinvestasi besar-besaran pada koridor ekspor. Mereka ikut mendanai pembangunan jalan tol trans-oseanik, jaringan kereta api, hingga koneksi ke pelabuhan-pelabuhan.”

Strategi tersebut juga terlihat dari rencana investasi BYD. Produsen kendaraan listrik itu menyiapkan dana hingga 500 juta real, atau sekitar Rp1,72 triliun, untuk memproduksi baterai di Brasil.

Gala menilai investasi infrastruktur menjadi bagian dari strategi Beijing untuk memperkuat posisi ekonominya di kawasan.

Beijing “membeli” pengaruhnya di sektor infrastruktur yang tersebar di seantero benua, kata Gala.

Salah satu proyek yang menjadi contoh adalah pelabuhan Chancay di Peru. Pelabuhan tersebut mulai beroperasi sekitar setahun lalu dan dirancang untuk memperkuat konektivitas perdagangan dengan Brasil sekaligus membuka akses yang lebih efisien menuju Samudra Pasifik.

“Fokus Beijing adalah mengamankan akses ke bahan baku di satu sisi, dan di sisi lain, menjual produk industri mereka di Brasil dan Amerika Latin,” imbuhnya.

Brasil menjadi salah satu dari sepuluh pasar konsumen terbesar di dunia. Besarnya potensi pasar tersebut membuat negara itu menjadi sasaran strategis bagi ekspansi industri Cina.

“Pecundang besar dalam sejarah ini adalah pabrikan otomotif multinasional asal Eropa dan Amerika,” cetus Gala.

Produsen lokal tuding persaingan tidak adil

Ekspansi kendaraan Cina sekaligus meningkatkan kekhawatiran produsen otomotif yang telah lama berinvestasi di Brasil.

Igor Calvet, Ketua Asosiasi Nasional Produsen Kendaraan Bermotor (Anfavea), mengkritik keputusan memperpanjang pembebasan pajak untuk mobil listrik impor dalam bentuk terurai sebagian hingga Januari 2027.

Menurutnya, kebijakan tersebut menciptakan kondisi persaingan yang tidak seimbang antara produsen yang telah membangun fasilitas produksi di Brasil dan perusahaan yang mengandalkan impor.

Ia menilai perusahaan Cina memiliki keuntungan dari struktur biaya produksi, logistik, dan pembiayaan yang lebih rendah.

“Jika persaingan hanya bermodal impor, perusahaan Cina melakukannya dengan struktur biaya mereka yang murah, ditambah biaya logistik dan modal yang lebih efisien. Menghadapi itu, tidak ada peluang untuk bersaing,” tutur Calvet.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa persaingan otomotif di Brasil tidak lagi hanya ditentukan oleh merek dan kapasitas produksi. Infrastruktur logistik, investasi jangka panjang, biaya modal, serta kemampuan memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia kini menjadi faktor penting dalam perebutan pasar otomotif terbesar di Amerika Selatan. (*)

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Pes Masih Mengancam Meski Pandemi Besar di Eropa Telah Berlalu

Pes Masih Mengancam Meski Pandemi Besar di Eropa Telah Berlalu

Rabu, 26 Agustus 2026, 0:06
AS Bersiap Cabut hingga 200.000 Visa Bisnis dan Wisata Pemohon Suaka

AS Bersiap Cabut hingga 200.000 Visa Bisnis dan Wisata Pemohon Suaka

Selasa, 25 Agustus 2026, 23:54
Mobil Cina Kuasai Pasar Brasil, Industri Otomotif Lokal Tertekan

Mobil Cina Kuasai Pasar Brasil, Industri Otomotif Lokal Tertekan

Selasa, 25 Agustus 2026, 23:34
Pemulangan Rohingya ke Myanmar Dinilai Makin Sulit di Tengah Perang Saudara

Pemulangan Rohingya ke Myanmar Dinilai Makin Sulit di Tengah Perang Saudara

Selasa, 25 Agustus 2026, 23:20

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1445409
Users Today : 696
Total Users : 1445409
Views Today : 2786
Total views : 6784448
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com