Foto: Anggota DPRD Kukar, Akbar Haka
INFOBENUA.COM, KUKAR – Suasana hening yang menyelimuti Dusun Bensamar tahun ini terasa janggal bagi warganya. Event budaya “Sound of Culture” yang biasanya memeriahkan perayaan ulang tahun kampung tidak digelar, meninggalkan rasa kecewa di masyarakat.
Dalam reses, Anggota DPRD Kukar Akbar Haka mengatakan banyak warga menyampaikan keresahan mereka.
“Kampung jadi sepi. Biasanya saat HUT Bensamar, ada pentas seni yang bikin suasana ramai. Tahun ini, tidak ada sama sekali,” ungkapnya.
Menurutnya, acara budaya seperti Sound of Culture tidak hanya bernilai hiburan, tetapi ikut menggerakkan ekonomi lokal. Pedagang kecil, UMKM, dan pelaku seni biasanya mendapatkan manfaat langsung.
Akbar meminta Dinas Pariwisata Kukar lebih peka terhadap kegiatan adat masyarakat. Menurutnya, acara yang sudah menjadi tradisi tidak boleh dihentikan tanpa dialog dengan warga.
“Warga perlu diajak bicara, bukan sekadar diberi keputusan sepihak,” tegasnya.
Ia menilai transparansi mengenai kendala anggaran atau teknis sangat diperlukan agar masyarakat memahami situasi sebenarnya. Dengan begitu, rasa memiliki terhadap event juga tetap terjaga.
Bensamar selama ini dikenal aktif dalam mengembangkan kegiatan budaya. Karena itu, penghentian event tahun ini terasa membawa kehilangan yang cukup besar.
Akbar berharap pemerintah mempertimbangkan kembali penyelenggaraan acara budaya tahun depan. Ia percaya Sound of Culture bisa menjadi ruang ekspresi bagi seniman lokal serta memperkuat identitas kampung. (Adv/Rd)


















Users Today : 551
Total Users : 1388266
Views Today : 976
Total views : 6674222