INFOBENUA.COM, SAMARINDA – Waspada, ternyata seekor sapi yang berada di rumah potong hewan (RPH) yang ada di Kabupaten Berau terindikasi penyakit mulut dan kuku (PMK).
Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi (Rakor) Penanggulangan PMK yang dimotori oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim, yang diikuti oleh seluruh pemerintah kabupaten/kota dan instansi terkait.
Sejak ditemukannya indikasi PMK pada sapi di RPH Berau, Pemprov Kaltim bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan langsung bergerak cepat, untuk melakukan pencegahan dan penularan yang lebih luas lagi.
“Dari laporan yang diterima dari petugas, bahwa ada indikasi di Berau. Jadi ada satu ekor, berlokasi di RPH,” kata Plt Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim HM Riza Indra Riadi.
Dikatakannya, penting dan perlunya melakukan kewaspadaan, pencegahan yang menyangkut masalah teknis.
“Bisa dengan karantina untuk mengetahui status bebas PMK pada ternak yang masuk Kaltim dan surveilan klinis serta pengambilan sampel. Juga pengendalian PMK dengan penyediaan obat-obatan, disinfektan dan peralatan serta pelacakan kasus PMK, ” terangnya.
Terpisah, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim H Munawwar turut membenarkan temuan indikasi ternak sapi mengidap PMK.
“Satu ekor menunjukkan suspek. Ini berasal dari sapi yang masuk lewat karantina di Samarinda, ” katanya.
Penulis : Han ( Advetorial Diskominfo Kaltim)



















Users Today : 686
Total Users : 1365285
Views Today : 9458
Total views : 6601563