InfoBenua. Com -SAMARINDA- Dinas Energi dan Dumber Daya Minerba(ESDM) Prov. Kaltim lakukan RDP dengan Komisi III DPRD Kaltim soal rancangan program kerja di tahun 2022 dan 2023.
Pelaksanaan program kerja memang tidak memiliki tingkat keberhasilan 100 persen. Apapun itu pasti memiliki permasalahan atau hambatan yang akan di hadapi oleh Organisasi Pemerintahan Daerah(OPD).
Namun, hal tersebut bukan dinding penghalang untuk terus melakukan inovasi dan perkembangan kinerja yang lebih inovasi. Dalam hal ini, Dinas ESDM Kaltim telah melakukan RDP dengan Komisi III DPRD Kaltim tentang program kerja di tahun 2022 dan 2023.
Christianus Benny, selaku Kepala Dinas ESDM telah menyampaikan segala pelaksanaan kinerja di tahun 2021 lalu. Hal tersebut di sampaikan usai melakukan RDP dengan Komisi III. Selain itu, ia juga menyampaikan pelaksanaan program kerja di tahun 2022 dan 2023.
“Kita RDP dengan komisi III tadi, terkait masalah kinerja, apa yang sudah di peroleh di tahun 2021 dengan apa yang di laksanakan di 2022 dan 2023, itu kita sampaikan perinciannya mulai target, realisasi dan lainnya,” ucap Benny.
Pelaksanaan program kerja Dinas ESDM Kaltim di tahun 2021 lalu, ia katakan telah di evaluasi oleh pihak yang berwenang, hal tersebut tentu di lakukan untuk memberikan saran dan masukkan serta hal-hal apa saja yang bisa menjadi opsi pembaharuan Dinas ESDM kedepannya.
“Untuk di tahun 2021 kita sudah lakukan evaluasi kita sampaikan ke pihak berwenang seperti inspektorat, BPK dan itu berjalan lancar termasuk kegiatan prioritas kita,” lanjut Kepala Dinas ESDM Kaltim tersebut.
Terkait hambatan, ia mengatakan jika saat ini masih terkendala soal serah terima galian C yang katanya akan di berikan dan pengusulan Taman bumi atau Geo Park yang masih dalam proses finishing.
“Kalau hambatan ya ada, kita menunggu kewenangan dari pemerintah di bidang minerba, seperti galian C yang mau di berikan kepada pihak provinsi itu belum, kemudian di bidang geologi kita mengusulkan taman bumi/Geo park di Sangkuliran-Mangkalihat yang masih dalam proses finishing,” paparnya.
Untuk tahun ini, Benny mengatakan sedang mempersiapkan segala hal untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya(PLTS) di beberapa titik di Kaltim.
“Kita siapkan dari DAD tahun kemarin untuk pelaksanaan fisik di tahun ini untuk 5 lokasi pembangunan PLTS yakni di Desa Menamang kanan, Desa Menamang kiri, Desa Selengot, Desa Pegat Betumpuk dan Long Duhung dan dua lokasi di berau dan kutim untuk pembangunan berbasis Bio Gas,” jelas Benny.
Di sisi lain, anggota komisi III DPRD Kaltim Syafruddin mengatakan Dinas ESDM akan berkomitmen untuk menciptakan Kaltim yang memiliki penerangan serta perkembangan pembangkit listrik di luar tenaga diesel.
“Komisi III dan ESDM berkomitmen untuk menciptakan Kaltim terang, jadi di pelosok-pelosok di kampung-kampung akan segera di adakan listriknya,” ucap Syafruddin.
Ketua DPW PKB tersebut mengatakan, jika akan di tuntaskan di tahun 2025 dalam pembangunan penerangan di pelosok-pelosok dalam penuntasan permasalahan listrik.
“Target kita ya 2025 kita tuntaskan itu semua dan komisi III akan mendukung rencana programnya ESDM dalam rangka menuntaskan permasalahan listrik ini.” pungkasnya.
Penulis : abi/zul.




















Users Today : 510
Total Users : 1274638
Views Today : 1412
Total views : 6301413