Reporter : kka
INFO BENUA – SAMARINDA – Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub geram dengan pemerintah yang dianggap tidak sigap serta konsisten dalam penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Hal ini akibat, pemerintah yang justru membuat masyarakat meradang untuk menunggu ketersediaan vaksin. Padahal, sebelumnya mendorong agar dapat secara berbondong-bondong melakukan vaksin.
“Ini kan jadinya kontradiktif. Di sisi lain mendorong untuk vaksin, tapi disaat sudah banyak yang mau vaksin stoknya malah ga ada,” kata Rusman, Kamis (15/7) kemarin.
Rusman mengaku di setiap harinya, hampir sekitar 3-5 orang yang mengeluhkan kekosongan dari vaksin di Kaltim ini. Ia menyebut pemerintah seperti tidak serius dalam menangani Covid-19 ini.
“Pemerintah ini seperti tidak serius. Masa iya ko justru keteteran soal ketersediaan gini,” tukasnya.
Akibat minimnya ketersediaan vaksin, lanjut Politisi asal Samarinda ini bahwa justru akan merugikan dari sisi masyarakat juga. Misalnya, ketika ingin bepergian menuju keluar daerah menjadi terhambat gegara tidak adanya vaksin.
“Karena sekarang hampir di sejumlah transportasi khususnya udara, itu menggunakan vaksin sebagai salah satu prasyaratnya. Ini kan akhirnya merugikan masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya sudah selayaknya pemerintah saat ini memberikan penjelasan kepada masyarakat, agar dapat dipahami. Jangan justu tidak ada diberikan informasi, karena hal itu menandakan tidak adanya konsep dan strategi yang matang dari pemerintah dalam menangani Covid-19 ini.
“Kan harusnya begitu, tapi sampai sekarang ga ada penjelasan juga,” tegasnya.



















Users Today : 135
Total Users : 1365549
Views Today : 693
Total views : 6603402