InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Transisi Ekonomi, Kaltim Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 47 Persen dari Sektor Manufaktor di 2045

by Eka Mandiri
Selasa, 6 Agustus 2024, 0:06
in Berita, Diskominfo kaltim, PEMPROV KALTIM
Bagikan

InfoBenua.Com.Samarinda: kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kaltim, Yusliando, menyampaikan pertumbuhan ekonomi Kaltim ditargetkan sebesar 47 persen untuk tahun 2045 yang bersumber dari sektor manufaktur.

Hal itu patut didukung melihat pembangunan IKN di Kalimantan Timur yang mana Kaltim ditetapkan sebagai penggerak superhub ekonomi Nusantara, maka ditargetkan 50 persen ekonomi Kaltim yang didominasi sektor pertambangan batu bara ini dapat beralih ke sektor manufaktur.

“Jadi kita targetnya di 2045, kontribusi sektor manufaktur terhadap pendapatan ekonomi Kaltim bisa mencapai 47 persen sehingga provinsi Kaltim dapat terlepas dari ketergantungan batu bara,” jelasnya.

Yusliando menyebut sudah saatnya provinsi Kaltim mengurangi ketergantungannya terhadap sektor pertambangan batu bara.

Menurutnya, cepat atau lambat baru bara akan habis, sehingga Kaltim perlu mencari alternatif lain. Meski begitu ia mengakui, batu bara juga menjadi sumber energi utama yang berkontribusi besar terhadap emisi gas rumah kaca dan pemanasan global.

“Pemerintah pusat telah berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, salah satunya dengan tidak menggunakan lagi sumber energi dari fosil khususnya baru bara di tahun 2050,” imbuhnya.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dalam pameran industri Hannover Messe 2023 di Jerman.

Pasalnya Jokowi menyampaikan bahwa seluruh pembangkit batubara di Indonesia akan ditutup pada 2050.

Namun, peralihan sektor batu bara ini menurut Yusliando perlu dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kesiapan masing-masing daerah, tidak menggunakan fosil sebagai pembangkit listrik.

Dalam mewujudkan target tersebut, Yusliando mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan transisi ekonomi.

“Melalui klaster-klaster industri kita akan coba mendorong ketergantungan batu bara melalui sektor manufaktur,” pungkas Yusliando.

Penulis Elfrida editor Redaksi Ib

Views Count: 6

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1550014
Users Today : 1181
Total Users : 1550014
Views Today : 3250
Total views : 7028506
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com