Teks foto: Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltim, Sri Wahyuni
Infobenua.com, Samarinda– Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ribuan tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda dan RSUD Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan belum dibayarkan selama tiga bulan, terhitung Juni hingga Agustus 2026.
Total kebutuhan anggaran untuk membayar TPP di dua rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut mencapai sekitar Rp176 miliar.
Rinciannya, RSUD AWS membutuhkan sekitar Rp98 miliar, sedangkan RSKD Balikpapan sekitar Rp78 miliar. Anggaran itu diperuntukkan bagi lebih dari 6.000 pegawai.
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Sri Wahyuni mengatakan kebutuhan pembayaran TPP telah dimasukkan dalam Rancangan Keuangan Pemerintah Daerah (RKPD) pada APBD Perubahan. Namun, ia belum dapat memastikan kapan pembayaran tersebut masuk ke rekening pegawai.
“Sudah dari awal kita masukkan, ya mudah-mudahan segera disalurkan. Komitmen dari Pemprov sendiri sudah masuk di RKPD Perubahan. Harus beberapa kali lagi kita bilang, ya sudah masuk,” kata Sri Wahyuni (15/9/2026).
Keterlambatan pembayaran tersebut sebelumnya memicu keresahan di lingkungan RSUD AWS. Sejumlah tenaga kesehatan bahkan menggelar aksi pada Selasa (8/9/2026) untuk mempertanyakan kepastian pembayaran TPP.
Sri menjelaskan keterlambatan terjadi karena adanya penyesuaian komposisi anggaran dalam APBD. Pembayaran TPP kemudian disesuaikan melalui APBD Perubahan.
“Ada penyesuaian saja, biasa memang ada kelebihan, kekurangan. Oleh karena itu TPP ini kita lakukan penyesuaiannya di perubahan,” ujarnya.
Meski kebutuhan anggaran telah dimasukkan dalam perubahan anggaran, Pemprov Kaltim belum memberikan kepastian waktu pencairan. Sri menyebut mekanisme teknis pembayaran masih dalam pembahasan.
“Nanti secara teknis ya masih kita bahas,” katanya.
Dengan kondisi tersebut, ribuan nakes masih harus menunggu penyelesaian tahapan penganggaran sebelum TPP untuk periode Juni hingga Agustus 2026 dibayarkan.
Adapun kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp176 miliar tersebut mencakup sekitar Rp98 miliar untuk RSUD AWS dan Rp78 miliar untuk RSKD Balikpapan, dengan jumlah penerima lebih dari 6.000 pegawai.
Penulis: Frida | Editor: Eka Mandiri


















Users Today : 708
Total Users : 1482624
Views Today : 1395
Total views : 6882776