InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Sudarno Tolak Minta Maaf, Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim Pilih Tempuh Jalur Hukum

by Eka Mandiri
Senin, 29 Juni 2026, 23:06
in Berita, Breaking News, Kaltim, Samarinda
Bagikan

Teks foto: Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur (APMK) saat Mendatangi Rumah Sudarno

 

Infobenua.com Samarinda— Perseteruan antara Sudarno dan Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur (APMK) dipastikan belum berakhir.

Aliansi menyatakan akan membawa persoalan video kontroversial yang diunggah Sudarno ke ranah hukum setelah yang bersangkutan menolak menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Keputusan itu disampaikan usai perwakilan Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur (APMK) mendatangi kediaman Sudarno di Samarinda, Senin (29/6/2026).

Menurut mereka, pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan karena permintaan agar Sudarno meminta maaf melalui media ditolak.

Perwakilan APMK Teddy, mengatakan pihaknya datang untuk meminta penjelasan terkait unggahan video di akun Instagram pribadi Sudarno yang dinilai menghina peserta aksi demonstrasi.

“Kami meminta permintaan maaf itu juga disampaikan di media karena video yang dipersoalkan disampaikan melalui media sosial. Tapi beliau tidak mau karena menurut beliau itu menyangkut harga dirinya,” kata Teddy.

Ia mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut Sudarno mengakui video itu dibuat atas inisiatif pribadi tanpa arahan dari pihak mana pun.

“Beliau mengatakan dengan sadar membuat konten itu atas kemauan sendiri. Kami datang hanya ingin mengetahui apa motivasi beliau membuat video tersebut,” ujarnya.

Konten yang dipersoalkan diunggah pada 28 Mei 2026 melalui akun Instagram pribadi Sudarno. Video itu memuat potongan aksi unjuk rasa APMK disertai tulisan “Menggonggong pakai data, jangan asal nyeplak” serta backsound yang menurut aliansi semakin memperkuat kesan penghinaan terhadap peserta aksi.

Humas APMK, Lukman Nil Hakim, menilai penggunaan kata “menggonggong” secara jelas ditujukan kepada massa aksi yang saat itu menyampaikan aspirasi kepada Gubernur Kalimantan Timur.

“Kami merasa sangat keberatan dan sakit hati. Seharusnya kita sama-sama menjaga situasi tetap kondusif, bukan membuat narasi yang menyakiti masyarakat,” ujarnya.

Karena tidak memperoleh permintaan maaf sebagaimana yang diharapkan, Lukman memastikan tim hukum aliansi akan segera menempuh jalur hukum.

“Jalur kekeluargaan sudah kami lakukan. Selanjutnya kami akan membuat laporan dan menyerahkan persoalan ini kepada aparat penegak hukum,” tegasnya.

Teddy menambahkan, kedatangan rombongan ke rumah Sudarno telah dikoordinasikan lebih dulu dengan Ketua RT dan kepolisian setempat.

Menurutnya, rombongan baru memasuki rumah setelah dipersilakan oleh Sudarno.

“Kami tidak datang lalu masuk begitu saja. Semua prosedur kami tempuh, termasuk berkoordinasi dengan RT dan kepolisian. Setelah dipersilakan, barulah kami masuk,” jelasnya.

Sementara itu, Sudarno menegaskan video yang dipersoalkan dibuat atas nama pribadi dan tidak berkaitan dengan kapasitasnya sebagai anggota Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP).

Ia mengaku bersedia meminta maaf apabila unggahannya menimbulkan kesalahpahaman. Namun, ia menolak menyampaikan permintaan maaf secara terbuka karena menganggap video tersebut merupakan bentuk kebebasan berekspresi.

“Kalau mereka salah paham, saya sudah menyampaikan permintaan maaf atas kesalahpahaman itu. Tapi kalau diminta meminta maaf karena membuat video tersebut, saya tidak bisa. Itu kreativitas saya dan saya merasa tidak melakukan sesuatu yang salah,” tegas Sudarno.

Ia juga mempersilakan apabila persoalan tersebut dibawa ke jalur hukum.

“Kalau mereka merasa perlu menempuh jalur hukum, silakan saja. Saya sudah menerima mereka dan memberikan penjelasan. Selebihnya biarkan proses hukum yang berjalan,” demikian Sudarno.

Penulis: Frida | Editor: Eka Mandiri

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Usai Lantik 110 ASN, Rudy Pastikan Rombakan Birokrasi Berlanjut Bulan Depan

Usai Lantik 110 ASN, Rudy Pastikan Rombakan Birokrasi Berlanjut Bulan Depan

Senin, 29 Juni 2026, 23:10
Pindah dari Adpim ke DKP3A, Syarifah Alawiyah Fokus Bentengi Perempuan dan Anak Lewat Penguatan Keluarga

Pindah dari Adpim ke DKP3A, Syarifah Alawiyah Fokus Bentengi Perempuan dan Anak Lewat Penguatan Keluarga

Senin, 29 Juni 2026, 23:08
Sudarno Tolak Minta Maaf, Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim Pilih Tempuh Jalur Hukum

Sudarno Tolak Minta Maaf, Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim Pilih Tempuh Jalur Hukum

Senin, 29 Juni 2026, 23:06
DPRD Kaltara Dorong Percepatan WPR, Tambang Ilegal Dinilai Hambat Potensi PAD

DPRD Kaltara Dorong Percepatan WPR, Tambang Ilegal Dinilai Hambat Potensi PAD

Senin, 29 Juni 2026, 20:44

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1358226
Users Today : 588
Total Users : 1358226
Views Today : 2143
Total views : 6527263
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com