InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

RIPPARDA 2025-2045 Dibahas, DPRD Samarinda Bidik Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi Kota

by Eka Mandiri
Minggu, 30 Agustus 2026, 20:30
in Advertorial, DPRD SAMARINDA, Samarinda
Bagikan

Ketua Bapemperda DPRD Samarinda,Kamaruddin

Infobenua.com Samarinda – Arah pengembangan pariwisata Samarinda hingga 2045 mulai kembali dimatangkan. DPRD Kota Samarinda melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) melanjutkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPARDA) 2025-2045.

Raperda tersebut disiapkan sebagai fondasi perencanaan pariwisata dalam jangka panjang. Tidak sekadar mengatur pengembangan destinasi, dokumen ini juga mencakup industri pariwisata, strategi pemasaran, hingga penguatan kelembagaan.

Ketua Bapemperda DPRD Samarinda, Kamaruddin, mengatakan penyusunan kajian akademis RIPPARDA sebenarnya telah dilakukan beberapa tahun lalu. Namun, perkembangan kota membuat sejumlah substansi perlu kembali dikaji agar regulasi yang dihasilkan tidak tertinggal dengan kondisi terbaru.

“Kajian akademisnya sudah disusun beberapa tahun sebelumnya. Karena itu, kalau sekarang ada bagian yang perlu diperbaiki atau disesuaikan dengan perkembangan terbaru, tentu harus disempurnakan terlebih dahulu,” ujar Kamaruddin.

Menurut Kamaruddin, pembahasan RIPPARDA sebelumnya belum berjalan maksimal lantaran keterbatasan agenda dalam program pembentukan peraturan daerah. Tahun ini, regulasi tersebut kembali masuk dalam daftar pembahasan Bapemperda dan diharapkan dapat segera menemukan bentuk final.

Ia menargetkan penyempurnaan materi dapat dirampungkan pada 2026. Harapannya, RIPPARDA nantinya tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan, tetapi benar-benar menjadi acuan dalam menentukan arah pembangunan pariwisata Samarinda selama dua puluh tahun ke depan.

Pembahasan pun dilakukan secara lintas sektor dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Di antaranya Disporapar Samarinda, Bapperida, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan sejumlah perangkat daerah lain yang memiliki keterkaitan dengan sektor pariwisata.

Berbagai aspek dalam dokumen lama turut dievaluasi. Mulai dari dasar hukum, nomenklatur perangkat daerah, hingga penyebutan wilayah dan pembagian kawasan yang harus disesuaikan dengan kondisi pemerintahan saat ini.

Sekretaris Disporapar Samarinda, Andy Ariefin, menilai pembaruan RIPPARDA menjadi kebutuhan penting karena wajah pariwisata terus mengalami perubahan. Perencanaan yang dibuat harus mampu membaca perkembangan destinasi, tren wisatawan, serta potensi baru yang muncul di Kota Tepian.

Selain pembangunan destinasi, strategi promosi juga menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan. Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi Diskominfo Samarinda, Dhanny Rakhmady, mendorong agar kekuatan kanal digital dimasukkan lebih optimal dalam strategi pemasaran pariwisata.

Menurut Dhanny, destinasi yang memiliki potensi besar tidak akan maksimal jika tidak dibarengi strategi promosi yang tepat. Pemanfaatan media digital dinilai dapat membantu memperkenalkan berbagai potensi Samarinda ke pasar yang lebih luas, sekaligus membuka peluang kedatangan wisatawan dan investasi.

Sejumlah kawasan juga mulai dilirik untuk memperkaya pilihan destinasi. Revitalisasi kawasan bersejarah Citra Niaga dan pengembangan Kampung Pecinan menjadi dua potensi yang mendapat perhatian dalam proses penyempurnaan dokumen tersebut.

DPRD Samarinda juga menilai pembangunan pariwisata tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah. Pelibatan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD), asosiasi pariwisata, pelaku UMKM hingga komunitas dan pemangku kepentingan lainnya dinilai penting untuk membangun ekosistem pariwisata yang lebih kuat.

Dengan horizon perencanaan hingga 2045, RIPPARDA diharapkan mampu menjadi kompas pembangunan pariwisata Samarinda. Arah pengembangan destinasi, industri, pemasaran dan kelembagaan diharapkan dapat berjalan dalam satu kerangka yang saling terhubung.

Jika disusun berdasarkan kondisi aktual dan potensi jangka panjang, regulasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat sektor pariwisata, tetapi juga membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi baru dan meningkatkan daya saing Samarinda sebagai salah satu kota tujuan wisata di Kalimantan Timur.

Penulis : Dani
Editor : Eka mandiri

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu

Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu

Sabtu, 5 September 2026, 14:08
DPRD Samarinda Minta Infrastruktur Sempaja Utara Dipetakan Sebelum Makin Padat

DPRD Samarinda Minta Infrastruktur Sempaja Utara Dipetakan Sebelum Makin Padat

Sabtu, 5 September 2026, 12:35
91 Karhutla Terjadi di Samarinda, DPRD Minta Kesiapan Pemadam Diperiksa

91 Karhutla Terjadi di Samarinda, DPRD Minta Kesiapan Pemadam Diperiksa

Sabtu, 5 September 2026, 12:32
Mahakam Diproyeksikan Jadi Wisata Unggulan Samarinda, Tapi Butuh Penataan Besar

Mahakam Diproyeksikan Jadi Wisata Unggulan Samarinda, Tapi Butuh Penataan Besar

Sabtu, 5 September 2026, 12:31

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1465465
Users Today : 397
Total Users : 1465465
Views Today : 867
Total views : 6847492
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com