Teks foto: Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Maswedi
Infobenua.com.Samarinda –Pemerintah Kota Samarinda diminta mulai memetakan kebutuhan infrastruktur di kawasan yang berkembang cepat, termasuk Sempaja Utara. Langkah itu diperlukan agar pembangunan jalan, drainase dan penerangan tidak tertinggal dari pertumbuhan permukiman.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Maswedi, mengatakan pemetaan perlu dilakukan secara berkala untuk mengetahui kebutuhan setiap kawasan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak bisa hanya menunggu munculnya persoalan di lapangan.
“Pertumbuhan Samarinda Utara cukup pesat. Infrastruktur dasar harus ikut diperkuat,” ujar Maswedi.
Ia menyebut kebutuhan infrastruktur di kawasan permukiman masih banyak disampaikan warga melalui reses maupun peninjauan langsung.
Jalan lingkungan, drainase hingga lampu penerangan jalan umum (LPJU) masuk dalam aspirasi yang diterima DPRD.
Maswedi menilai kondisi jalan lingkungan menjadi salah satu kebutuhan yang bisa segera ditangani. Tidak semua ruas membutuhkan pembangunan besar karena sejumlah titik dapat diperbaiki melalui program semenisasi.
“Program harus tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga,” tegasnya.
Selain jalan, kapasitas drainase juga perlu disesuaikan dengan perkembangan kawasan. Bertambahnya bangunan dan aktivitas warga tanpa diikuti saluran air yang memadai dapat meningkatkan risiko genangan saat hujan deras.
Menurut Maswedi, persoalan tersebut seharusnya bisa diperkirakan sejak awal melalui pemetaan kawasan. Pemerintah dapat melihat wilayah mana yang mulai berkembang, kemudian menyesuaikan kebutuhan infrastrukturnya sebelum permukiman semakin padat.
Kebutuhan penerangan jalan juga tidak luput dari perhatian. Maswedi menyebut masih terdapat LPJU yang mengalami kerusakan sehingga perlu segera diperbaiki. Penerangan menjadi kebutuhan warga, terutama untuk menunjang keamanan dan aktivitas pada malam hari.
Ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait memastikan program yang sudah disusun benar-benar sampai ke titik yang membutuhkan. DPRD juga akan mengawal pelaksanaannya melalui fungsi pengawasan.
Masukan dari masyarakat, lanjut Maswedi, menjadi dasar DPRD dalam melihat kebutuhan pembangunan di lapangan. Aspirasi yang dihimpun tidak hanya dicatat, tetapi perlu diterjemahkan menjadi program yang sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah.
“Pembangunan harus berjalan seimbang dengan pertumbuhan kawasan,” katanya.
Maswedi berharap perkembangan Samarinda Utara tidak hanya menghasilkan kawasan permukiman baru, tetapi juga diikuti fasilitas dasar yang memadai. Pemerintah, menurutnya, perlu bergerak berdasarkan proyeksi pertumbuhan kawasan agar pembangunan tidak selalu bersifat reaktif.
“Yang penting perkembangan kawasan ini diimbangi dengan infrastruktur yang memadai,” pungkasnya.
penulis Frida editor Eka mandiri



















Users Today : 323
Total Users : 1465391
Views Today : 680
Total views : 6847305