FOTO: Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim dalam kesempatan pertemuan menjelang aksi unjuk rasa ke Gubernur Kaltim. (dok.Ist)
Infobenua.com, Samarinda — Rencana aksi demonstrasi besar di Kota Samarinda pada 21 April 2026 dipastikan akan melibatkan ribuan peserta. Aksi tersebut akan dipusatkan di Kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim.
Koordinator Lapangan Aliansi, Erly Sopiansyah, menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah massa yang telah terdata mencapai lebih dari 4.000 orang.
“Sampai saat ini yang masuk data ada 4.075 orang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena proses konsolidasi masih terus berlangsung hingga menjelang hari pelaksanaan. Pihaknya juga memastikan pemberitahuan resmi akan disampaikan kepada aparat keamanan sebelum aksi digelar.
Menurut Erly, aksi ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah, khususnya terkait kepemimpinan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dan Wakil Gubernur, Seno Aji.
Sejumlah isu menjadi sorotan dalam rencana aksi tersebut, di antaranya dugaan praktik dinasti politik dan nepotisme di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim.
Selain itu, massa juga mendorong DPRD Kaltim untuk menggunakan hak angket guna menindaklanjuti berbagai persoalan yang berkembang.
Erly menegaskan bahwa aksi ini merupakan hasil konsolidasi berbagai elemen masyarakat, bukan gerakan spontan. Hingga saat ini, tercatat sekitar 44 organisasi telah menyatakan bergabung dalam aliansi.
“Ini gerakan bersama, tidak ditunggangi. Semua murni dari berbagai elemen masyarakat,” tegasnya.
Dengan jumlah massa yang terus bertambah serta dukungan puluhan organisasi, aksi pada 21 April mendatang diperkirakan menjadi salah satu demonstrasi terbesar di Kalimantan Timur dalam beberapa tahun terakhir.
Penulis: Nurfa | Editor: Redaksi

















Users Today : 2
Total Users : 1262191
Views Today : 11
Total views : 6263987