Teks foto: Kawasan Polder Air Hitam
Infobenua.com.Samarinda —Kawasan Polder Air Hitam dinilai belum dimanfaatkan maksimal. DPRD Samarinda mendorong pemerintah kota menata kawasan tersebut agar tidak hanya berfungsi sebagai pengendali banjir, tetapi juga menjadi ruang publik untuk olahraga sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda Sani Bin Husain mengatakan, Polder Air Hitam memiliki potensi besar sebagai aset kota yang bisa memberikan manfaat lebih luas bagi warga.
“Polder Air Hitam adalah aset berharga milik warga Samarinda. Sudah seharusnya kawasan ini tidak hanya berfungsi menampung air hujan, tetapi juga dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau yang sehat untuk olahraga sekaligus tempat yang tertata bagi pelaku UMKM,” ujar Sani (6/8/2026).
Menurut dia, salah satu konsep yang dapat dikembangkan adalah pembangunan jalur lari atau jalan sehat di sekitar kawasan polder.
Fasilitas tersebut nantinya dapat dilengkapi dengan penerangan, tempat istirahat, area parkir, serta pepohonan peneduh agar nyaman digunakan masyarakat.
Selain menjadi ruang olahraga, Sani juga mengusulkan adanya zona khusus bagi pelaku UMKM.
Area usaha tersebut, kata dia, harus ditata dengan konsep yang seragam dan tidak mengganggu fungsi utama kawasan sebagai pengendali air.
Produk yang diprioritaskan, lanjutnya, dapat berupa makanan khas Samarinda dan Kalimantan Timur, kerajinan tangan, serta berbagai produk kreatif masyarakat lokal.
Namun, Sani menyadari kondisi fiskal daerah saat ini menjadi tantangan untuk merealisasikan pengembangan kawasan tersebut dalam waktu dekat.
Karena itu, ia berharap konsep penataan Polder Air Hitam dapat masuk dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) Kota Samarinda dan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
“Melihat melemahnya kondisi fiskal daerah saat ini, tentu rencana ini tidak bisa terlaksana dalam waktu dekat. Saya berharap bisa masuk RPJPD Kota Samarinda, tentu disesuaikan dengan kemampuan daerah dan melalui kajian yang komprehensif,” demikian Samri.
Penulis Frida editor Eka mandiri


















Users Today : 1106
Total Users : 1405645
Views Today : 2254
Total views : 6711586