Infobenua.com, Wamena – Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan setiap konflik tanpa menempuh perang antarsuku dengan mengedepankan nilai-nilai persaudaraan, kemanusiaan, serta mekanisme hukum yang berlaku.
Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Patrige R. Renwarin, di Wamena, Jumat (10/7/2026), mengatakan penyelesaian setiap persoalan seharusnya mengutamakan nilai persaudaraan dan kemanusiaan tanpa memicu terjadinya perang antarsuku.
“Kami dari kepolisian berharap penyelesaian konflik tidak lagi dilakukan melalui perang, karena hanya akan menimbulkan korban jiwa. Sebaiknya digunakan cara-cara lain tanpa mengurangi nilai-nilai budaya yang ada,” ujarnya.
Patrige menegaskan bahwa nilai persaudaraan dan kemanusiaan harus ditempatkan di atas segalanya, karena perang antarsuku bukan merupakan jaminan untuk menyelesaikan persoalan sosial.
“Kita semua adalah saudara. Karena itu, perang antarsuku seharusnya tidak lagi dijadikan cara untuk menyelesaikan masalah, sebab justru dapat menimbulkan persoalan baru,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat berkendara dan mematuhi peraturan lalu lintas guna mencegah kecelakaan yang berpotensi memicu konflik.
Selain itu, Patrige mengajak masyarakat menyelesaikan setiap persoalan melalui mekanisme hukum positif yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kami mendukung seluruh upaya penyelesaian konflik di Papua Pegunungan dengan mengedepankan hukum positif agar permasalahan dapat diselesaikan secara lebih efektif,” tuturnya. (red)



















Users Today : 908
Total Users : 1368517
Views Today : 4143
Total views : 6617797