Infobenua.com Samarinda – Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, memberikan sambutan penuh rasa syukur dan harapan pada acara penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Dalam sambutannya, Akmal mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam acara ini.
“Atas nama masyarakat dan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kami menyampaikan selamat datang di Bumi Etam Kalimantan Timur. Selama hampir sembilan hari, kita telah menyaksikan bacaan Alquran yang menggema di berbagai tempat dan dunia maya, mengingatkan kita semua tentang pentingnya Alquran.”ujarnya.
Akmal juga menyebutkan bahwa MTQ merupakan ajang untuk muhasabah, refleksi, dan fastabiqul khairat.
“Acara ini tidak hanya menjadi momen untuk mencintai dan mengamalkan isi Alquran, tetapi juga mencintai negeri kita Indonesia, sebagaimana terungkap dalam Mars MTQ—gema Musabaqah Tilawatil Quran sebagai pancaran ilahi cinta pada Allah, Nabi, dan negara kita,” tambahnya.
Sebagai tuan rumah, Akmal mengungkapkan kebahagiaan dan kesedihan karena sudah sampai dipenutupan MTQN Ke-30.
“Kami sangat senang dan berbahagia, namun juga merasa sedih karena harus berpisah dan menutup agenda luar biasa ini. Kami menyadari bahwa tiada gading yang tidak retak, dan manusia tempatnya salah dan khilaf. Untuk itu, atas nama pemerintah dan masyarakat Kalimantan Timur, kami mengucapkan ribuan terima kasih dan mohon maaf atas segala ketidaknyamanan yang mungkin terjadi.”jelasnya.
Pj Gubernur juga menambahkan harapan agar jalinan silaturahmi yang terbentuk selama MTQ dapat mempererat persaudaraan dan menjadi kenangan indah.
“Kami berharap silaturahmi ini menjadi jalinan persaudaraan yang abadi dan membawa kemenangan manis bagi kita semua. Selamat jalan kepada saudara-saudara kami para kafilah pecinta Alquran. Mahakam selalu menantimu untuk kembali. Semoga Allah memberikan berkah dan lindungan untuk kita semua,” tutup Malik.
Dengan penutupan MTQ ini, diharapkan semangat cinta Alquran dan ukhuwah Islamiyah yang terbentuk dapat terus berkembang di tengah masyarakat Kalimantan Timur dan seluruh Indonesia.
Penulis Nisa
Editor eka mandiri


















Users Today : 1259
Total Users : 1459950
Views Today : 3331
Total views : 6834730