InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pembukaan Terowongan Penghubung Kakap–Sultan Alimuddin Masih Menanti Tahap Sertifikasi

by Eka Mandiri
Selasa, 23 Juni 2026, 20:44
in Berita, Samarinda
Bagikan

Foto : Terowongan Samarinda

Infobenua.com, Samarinda – Rencana pengoperasian terowongan penghubung Jalan Kakap dan Jalan Sultan Alimuddin di Kota Samarinda masih belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Meski pembangunan fisik disebut telah rampung, pemerintah daerah masih harus menyelesaikan tahapan sertifikasi sebelum fasilitas tersebut resmi digunakan masyarakat.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah memproses penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang menjadi syarat wajib operasional infrastruktur publik.

Menurut Marnabas, proses tersebut tidak sepenuhnya berada di bawah kendali pemerintah daerah karena seluruh tahapan penilaian dan penerbitan dilakukan oleh kementerian sesuai aturan yang berlaku.

“Pengajuan sudah berjalan dan ada tahapan yang harus diikuti. Kami tidak bisa mempercepat di luar mekanisme yang ditentukan,” ujarnya.

Ia menerangkan, terowongan masuk dalam kategori infrastruktur dengan tingkat pengawasan tinggi sehingga pemerintah pusat akan melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum memberikan persetujuan penggunaan.

Penilaian tersebut mencakup aspek teknis bangunan, kelengkapan administrasi, hingga standar keselamatan operasional sebagai fasilitas publik.

Marnabas mengatakan secara konstruksi proyek sebenarnya sudah siap untuk memasuki tahap akhir. Namun pembukaan akses belum dapat dilakukan sebelum sertifikat resmi diterbitkan.

Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan melengkapi dan menyampaikan dokumen pendukung sebagai bagian dari proses evaluasi.

Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, pemerintah berharap sertifikat dapat terbit pada Agustus dan dilanjutkan dengan peresmian pada bulan berikutnya. Namun apabila proses verifikasi membutuhkan waktu lebih panjang, operasional terowongan berpotensi bergeser.

“Kami memahami masyarakat ingin segera menggunakan fasilitas ini, tetapi seluruh proses harus dipastikan selesai agar nantinya benar-benar aman saat dioperasikan,” kata Marnabas.

Penulis : Nurfa | Editor : Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Pembukaan Terowongan Penghubung Kakap–Sultan Alimuddin Masih Menanti Tahap Sertifikasi

Pembukaan Terowongan Penghubung Kakap–Sultan Alimuddin Masih Menanti Tahap Sertifikasi

Selasa, 23 Juni 2026, 20:44
UMKM Nol Anggaran, Iswandi: Narasi Tulang Punggung Ekonomi Itu Omong Kosong!

UMKM Nol Anggaran, Iswandi: Narasi Tulang Punggung Ekonomi Itu Omong Kosong!

Selasa, 23 Juni 2026, 20:40
Serapan Anggaran Disdag 54 Persen, Iswandi Pertanyakan Belanja Internal yang Mendominasi 
Infobenua.com Samarinda— Komisi II DPRD Samarinda mengkritik penggunaan anggaran Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat.  Dalam evaluasi realisasi anggaran Semester I Tahun 2026, DPRD menemukan sebagian besar kegiatan masih didominasi kebutuhan internal organisasi perangkat daerah (OPD).  Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, saat rapat dengar pendapat bersama Dinas Perdagangan terkait laporan realisasi kegiatan dan keuangan Triwulan II Tahun Anggaran 2026 serta rencana program tahun 2027.  Menurut Iswandi, dari total anggaran Disdag sebesar Rp33,77 miliar porsi belanja yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat masih jauh dari harapan.  Padahal, instansi tersebut memiliki peran penting dalam pengendalian harga, perlindungan konsumen, hingga pemberdayaan pedagang dan pelaku UMKM.  “Penekanan saya, anggaran yang ada harus lebih banyak digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan internal OPD,” tegasnya saat diwawancarai usai hearing dengan Disdag (23/6/2026).  Berdasarkan paparan yang diterima Komisi II, serapan anggaran Disdag hingga Semester I telah mencapai sekitar 54 persen atau setara dengan Rp17,94 miliar.

Serapan Anggaran Disdag 54 Persen, Iswandi Pertanyakan Belanja Internal yang Mendominasi 
Infobenua.com Samarinda— Komisi II DPRD Samarinda mengkritik penggunaan anggaran Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat. Dalam evaluasi realisasi anggaran Semester I Tahun 2026, DPRD menemukan sebagian besar kegiatan masih didominasi kebutuhan internal organisasi perangkat daerah (OPD). Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, saat rapat dengar pendapat bersama Dinas Perdagangan terkait laporan realisasi kegiatan dan keuangan Triwulan II Tahun Anggaran 2026 serta rencana program tahun 2027. Menurut Iswandi, dari total anggaran Disdag sebesar Rp33,77 miliar porsi belanja yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat masih jauh dari harapan. Padahal, instansi tersebut memiliki peran penting dalam pengendalian harga, perlindungan konsumen, hingga pemberdayaan pedagang dan pelaku UMKM. “Penekanan saya, anggaran yang ada harus lebih banyak digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan internal OPD,” tegasnya saat diwawancarai usai hearing dengan Disdag (23/6/2026). Berdasarkan paparan yang diterima Komisi II, serapan anggaran Disdag hingga Semester I telah mencapai sekitar 54 persen atau setara dengan Rp17,94 miliar.

Selasa, 23 Juni 2026, 20:39
AWS Mulai Over Kapasitas, Rudy Mas’ud Pastikan Gedung Pandu Rata Segera Beroperasi

AWS Mulai Over Kapasitas, Rudy Mas’ud Pastikan Gedung Pandu Rata Segera Beroperasi

Selasa, 23 Juni 2026, 18:21

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1352284
Users Today : 705
Total Users : 1352284
Views Today : 1809
Total views : 6510006
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com