InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pedagang Lembuswana Menjerit, Omzet Turun hingga Denda Sewa Jadi Keluhan

by Eka Mandiri
Sabtu, 1 Agustus 2026, 17:01
in Berita, Kaltim
Bagikan

Teks foto: Hartati (36), pemilik Butik Simanis Madu (sebelah Kiri) dan Rahman Penjaga Toko Aibo (sebelah kiri)

Infobenua.com.Samarinda — Penurunan jumlah pengunjung membuat sejumlah penyewa gerai di Mal Lembuswana Samarinda mulai merasakan tekanan usaha.

Di tengah pergantian pengelola, para tenant berharap ada kebijakan baru yang dapat membantu pelaku usaha bertahan, mulai dari penyesuaian biaya sewa hingga upaya menghidupkan kembali aktivitas mal.

Hartati (36), pemilik Butik Simanis Madu, mengaku penjualan tokonya mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Ia menyebut kondisi semakin terasa sejak awal 2026 setelah muncul kabar mengenai rencana penutupan Mal Lembuswana yang ramai beredar di media sosial.

“Sekarang sudah sangat turun. Setiap ada pembeli datang, sering ditanya apakah benar mal ini mau ditutup. Itu berpengaruh karena membuat orang ragu datang,” ujar Hartati saat ditemui Infobenua, Sabtu (1/8/2026).

Pedagang pakaian muslimah yang sudah berjualan di Mal Lembuswana sejak 2013 itu mengatakan, sebelumnya omzet tokonya masih berada di kisaran Rp46 juta per bulan. Namun kini pendapatan turun hingga sekitar separuhnya.

“Sekarang sekitar Rp24 juta saja. Itu belum dihitung sewa, listrik, stok barang, dan biaya lainnya,” katanya.

Di tengah omzet yang menurun, Hartati menyebut beban operasional yang harus dibayarkan masih tetap berjalan. Untuk kios yang ditempatinya, biaya sewa mencapai sekitar Rp11,3 juta per bulan, di luar tagihan listrik sekitar Rp500 ribu.

Ia juga mempertanyakan kebijakan denda keterlambatan pembayaran sewa yang dinilai cukup memberatkan penyewa ketika kondisi usaha sedang lesu.

“Kalau lewat tanggal 15, dendanya 11 persen. Dalam kondisi mal sedang sepi seperti ini, seharusnya ada toleransi atau kebijakan yang bisa membantu tenant,” ungkapnya.

Menurut Hartati, persoalan yang dihadapi pedagang bukan hanya soal biaya, tetapi juga bagaimana pengelola mampu kembali menarik masyarakat datang ke Mal Lembuswana.

Ia berharap pengelola baru dapat menghadirkan berbagai kegiatan yang membuat suasana mal kembali ramai.

“Kalau sering ada event dan pengunjung kembali ramai, pedagang juga pasti terbantu. Kami berharap ada perubahan ke arah yang lebih baik,” ucapnya.

Selain persoalan pengunjung dan biaya sewa, Hartati juga meminta perbaikan sejumlah fasilitas pendukung di dalam mal. Ia menyebut beberapa fasilitas seperti eskalator, pendingin ruangan, dan penerangan masih perlu mendapat perhatian.

“Kalau fasilitas nyaman, masyarakat juga akan lebih tertarik datang,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Rahman, penjaga salah satu lapak Aibo di Mal Lembuswana. Ia mengatakan penurunan penjualan paling terasa sepanjang 2026.

“Kalau dibandingkan saat Covid masih lumayan. Tapi tahun ini turunnya terasa drastis,” ujarnya.

Rahman yang sudah menjaga lapak sejak 2018 menyebut biaya sewa tempat usahanya mencapai sekitar Rp17 juta. Ia berharap pengelola baru dapat melakukan pembenahan agar aktivitas ekonomi di dalam mal kembali bergerak.

“Semoga ke depan lebih diperhatikan. Mulai dari kondisi mal, AC, eskalator, sampai penerangan,” katanya.

Diketahui, pengelolaan Mal Lembuswana akan beralih kepada PT Kaltim Melati Bhakti Satya (PT KMBS), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Pengelola baru tersebut menggantikan PT Cipta Sumena Indah Satresna (PT CSIS) yang masa kerja samanya berakhir pada 26 Juli 2026.

Penulis: Frida | Editor: Eka Mandiri.

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak

Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak

Sabtu, 1 Agustus 2026, 20:11
Kormi Sumut : FORPROVSU I 2026, Ajang Olahraga Masyarakat Terbesar di Sumatera Utara Resmi digelar 23-28 October 2026

Kormi Sumut : FORPROVSU I 2026, Ajang Olahraga Masyarakat Terbesar di Sumatera Utara Resmi digelar 23-28 October 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026, 17:43
Utang Pemkot Samarinda Capai Rp671 Miliar, DPRD Sebut Rp400 Miliar Mulai Dicicil

Utang Pemkot Samarinda Capai Rp671 Miliar, DPRD Sebut Rp400 Miliar Mulai Dicicil

Sabtu, 1 Agustus 2026, 17:09
Gedung Baru Rp468 Miliar, Pedagang Pasar Pagi Masih Menjerit Cari Pembeli

Gedung Baru Rp468 Miliar, Pedagang Pasar Pagi Masih Menjerit Cari Pembeli

Sabtu, 1 Agustus 2026, 17:06

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1400370
Users Today : 1545
Total Users : 1400370
Views Today : 3150
Total views : 6700136
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com