Foto: Ilustrasi kawasan pertanian
INFOBENUA.COM, KUKAR – Pemerintah Desa Kahala, Kecamatan Kenohan, menegaskan tahun 2025 tetap menempatkan sektor pertanian sebagai prioritas utama.
Program ketahanan pangan ini dijalankan melalui Dana Desa (DD) yang sudah dialokasikan khusus.
Kepala Desa Kahala, Mahlan, mengatakan meski faktor alam kerap jadi tantangan, pihaknya tetap berkomitmen melanjutkan pengembangan lahan pertanian.
“Kami tetap semangat, meskipun cuaca tidak bisa ditebak. Lahan sudah dibuka, jadi program harus berjalan,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini, pada Sabtu (20/9/2025).
Tahun lalu, desa ini menggarap enam hektare lahan. Tahun ini ditargetkan bertambah menjadi sepuluh hektare. Langkah itu bukan hanya untuk memperkuat ketahanan pangan, tapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pertanian.
Namun, Mahlan tak menutup mata terhadap tantangan lain: minat masyarakat bertani yang kian menurun. Banyak warga lebih memilih menanam kelapa sawit karena dianggap lebih menguntungkan.
“Entitas petani mulai memudar. Karena itu, kami ingin menghidupkan lagi semangat menanam padi. Nantinya pengelolaan dilakukan lewat Bumdes Kahala,” jelasnya.
Selain program yang berjalan, Desa Kahala juga membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan yang bergerak di sektor pertanian. Jika terealisasi, desa sudah menyiapkan lahan yang lebih luas.
“Ada wacana menggarap hingga 100 hektare kalau kerja sama dengan perusahaan terlaksana,” tutur Mahlan.
Pemerintah Desa Kahala pun telah melaporkan program ini ke Pemkab Kutai Kartanegara, termasuk harapan agar ada dukungan dalam pembukaan lahan.
“Fokus utama kita masih tetap dipertanian, meski bantuan dari sektor lain tetap berjalan,” tegasnya.
Terakhir Mahlan berharap, pengelolaan lahan oleh masyarakat maupun kelompok tani dengan dukungan Bumdes bisa memberikan hasil nyata. (Adv)


















Users Today : 458
Total Users : 1284855
Views Today : 1320
Total views : 6328480