InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Mahasiswa Kaltim Gagal Bertemu DPRD, Aksi Tolak Kampus Kelola Tambang Dibubarkan Paksa

by Eka Mandiri
Jumat, 7 Februari 2025, 5:30
in Berita, Headline, Kaltim
Bagikan

Infobenua.com Samarinda – Sekelompok mahasiswa dari berbagai universitas di Kalimantan Timur menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Kaltim.

Namun, hingga aksi berakhir, tidak satu pun pimpinan dewan menemui mereka.

Menjelang pukul 18.00 WITA, aparat kepolisian menggunakan mobil water cannon untuk membubarkan massa, yang akhirnya terpaksa mundur.

Aksi ini merupakan respons terhadap usulan Badan Legislasi (Baleg) DPR RI yang memasukkan klausul izin pengelolaan tambang bagi perguruan tinggi dan UMKM dalam revisi Undang-Undang (UU) Mineral dan Batubara (Minerba).

Usulan tersebut menyusul keputusan sebelumnya yang memberikan izin serupa kepada organisasi masyarakat keagamaan.

Banyak pihak, terutama akademisi dan mahasiswa, menilai kebijakan ini tidak sejalan dengan esensi pendidikan tinggi.

Terutama di Kalimantan Timur, wilayah yang kaya akan sumber daya alam seperti batu bara dan migas, kebijakan ini memicu gelombang protes karena dinilai berpotensi membawa dampak negatif bagi dunia akademik.

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kaltim menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kaltim, Karang Paci, Kota Samarinda, pada Kamis, 6 Februari 2025.

Mereka memulai aksi dengan long march dari Islamic Center, membawa berbagai atribut kampus sebagai bentuk perwakilan dari universitas di Samarinda, seperti Universitas Mulawarman (Unmul), Universitas 17 Agustus 1945 (Untag), Politeknik Pertanian (Politani), dan Politeknik Negeri Samarinda (Polnes).

Awalnya, aksi dijadwalkan berlangsung sejak pukul 11.00 WITA, namun baru dimulai sekitar pukul 14.30 WITA.

Sesampainya di depan Kantor DPRD, mahasiswa mendapati gerbang utama telah dijaga ketat oleh aparat kepolisian.

Mahasiswa berupaya merangsek masuk, namun ketika barisan terdepan yang didominasi perempuan mulai terhimpit, mereka terpaksa mundur.

Situasi sempat mereda ketika massa aksi menghentikan demonstrasi untuk melaksanakan Salat Ashar.

Namun, setelahnya, tensi kembali meningkat. Mahasiswa yang sebelumnya tertahan di luar pagar mulai memanjat pagar untuk masuk ke halaman gedung.

Setelah beberapa saat, aparat akhirnya membuka gerbang, memungkinkan seluruh massa aksi untuk masuk.

Di dalam halaman kantor DPRD, mahasiswa menyampaikan orasi dan membentangkan spanduk berisi tuntutan mereka.

Mereka mendesak bertemu dengan pimpinan DPRD Kaltim untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Namun, tak satu pun perwakilan dewan yang hadir untuk menemui mereka.

Ketua Senat Fakultas Hukum Untag, Andi Mauliana Muzakkir, menilai revisi UU Minerba ini tidak memiliki urgensi, terutama dalam hal pelibatan kampus dengan dalih meringankan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

“Risiko yang ditimbulkan jauh lebih besar. Sejak 2011, tercatat sudah 41 anak meninggal di lubang tambang di Kaltim. Jika kampus dipaksa ikut mengelola tambang, risikonya semakin tinggi. Kami ingin DPRD Kaltim menyatakan sikap mereka,” ujarnya.

Andi juga menyoroti bahwa dalih pengelolaan tambang untuk meringankan UKT tidak dapat dipercaya.

Menurutnya, sejak 2012, kampus sudah diizinkan menjalankan usaha di luar sektor pendidikan untuk menambah pemasukan.

Namun, kebijakan tersebut tidak berpengaruh pada penurunan UKT.

“Jika benar kebijakan ini bertujuan untuk meringankan biaya kuliah, mengapa UKT tetap mahal meskipun kampus sudah diberi izin berbisnis sejak lama? Tidak ada yang percaya bahwa kebijakan ini benar-benar untuk kepentingan mahasiswa. Kami menolak wacana kampus masuk ke industri pertambangan,” tegasnya.

Menjelang pukul 18.00 WITA, aparat kepolisian mulai memberikan peringatan kepada massa aksi agar segera membubarkan diri.

Namun, mahasiswa tetap bertahan, melanjutkan orasi, dan menunggu pimpinan DPRD Kaltim untuk hadir.

Setelah beberapa kali imbauan tidak diindahkan, aparat mengerahkan mobil water cannon dan mulai menyemprotkan air ke arah demonstran.

Mahasiswa yang terkena semburan air terpaksa mundur, beberapa di antaranya mengalami luka dan harus mendapatkan pertolongan medis.

Dua orang bahkan harus dievakuasi menggunakan ambulans.

Bentrokan antara aparat dan mahasiswa meluas hingga ke persimpangan tiga Karang Paci, menyebabkan arus lalu lintas terganggu.

Setelah azan Magrib berkumandang, massa aksi akhirnya membubarkan diri dengan rencana untukq kembali menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar.

Penulis Ainun | Editor Eka Mandiri

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Bersatu Lawan Api, Babinsa Bersama BPBD dan Manggala Agni Padamkan Karhutla

Bersatu Lawan Api, Babinsa Bersama BPBD dan Manggala Agni Padamkan Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026, 7:31
SKK Migas dan Polda Kaltim Perkuat Sinergi Pengamanan Hulu Migas, 62 Personel  Disiapkan di 7 Wilayah Operasi Hulu Migas

SKK Migas dan Polda Kaltim Perkuat Sinergi Pengamanan Hulu Migas, 62 Personel Disiapkan di 7 Wilayah Operasi Hulu Migas

Senin, 24 Agustus 2026, 7:23

Umpan Balik Penilaian Kompetensi, Proses Penentuan Arah Pengembangan Pegawai Kementerian ATR/BPN

Minggu, 23 Agustus 2026, 21:08
CFD Balikpapan Kini Jadi Ruang Olahraga, Ekonomi dan Kreativitas Warga

CFD Balikpapan Kini Jadi Ruang Olahraga, Ekonomi dan Kreativitas Warga

Minggu, 23 Agustus 2026, 16:39

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1442982
Users Today : 162
Total Users : 1442982
Views Today : 438
Total views : 6778247
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com