Teks foto: Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar
Infobenua.com Samarinda —Padamnya lampu penerangan jalan umum (LPJU) di sejumlah ruas jalan Kota Samarinda mulai menuai sorotan. Kondisi jalan yang gelap pada malam hari dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan berpotensi memicu tindak kriminalitas.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mendesak Pemerintah Kota Samarinda segera memprioritaskan perbaikan LPJU yang mati di berbagai titik kota, termasuk di kawasan Jembatan Mahkota II, Jalan Pahlawan, hingga Jalan Letjen S Parman di depan rumah dinas wali kota.
“Kami tidak ingin kondisi jalan gelap justru memicu aksi kriminalitas seperti pembegalan atau perampokan,” ujar Deni (13/5/2026).
Ia mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda terkait lambannya perbaikan lampu jalan, khususnya di kawasan Jembatan Mahkota II atau Jembatan Achmad Amins.
Menurut Deni, Dishub menjelaskan padamnya LPJU di kawasan jembatan tersebut dipicu pencurian kabel instalasi beberapa bulan lalu.
Tak hanya itu, sejumlah LPJU di Jalan Pahlawan juga disebut mengalami kerusakan akibat usia infrastruktur yang sudah tua. Sebagian besar instalasi bawah tanah bahkan dilaporkan telah rusak setelah digunakan lebih dari 15 tahun.
“Struktur lampunya memang sudah tidak layak karena model lama. Banyak kabel bawah tanah yang putus dan perlu peremajaan total,” katanya.
Politisi Gerindra itu menilai kondisi tersebut bertolak belakang dengan program penataan kota yang selama ini digencarkan Pemkot Samarinda.
Menurutnya, konsep Samarinda Kota Terang seharusnya dibarengi dengan kondisi penerangan jalan yang memadai.
“Jangan sampai kota dipercantik di beberapa sudut, tapi jalan utama justru gelap saat malam hari,” tegasnya.
Sementara itu, Dishub Samarinda disebut masih terkendala keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi keuangan daerah. Perbaikan dan penggantian instalasi LPJU membutuhkan biaya cukup besar sehingga belum seluruhnya bisa ditangani dalam waktu cepat.
Meski begitu, Deni meminta Dishub tetap memprioritaskan perbaikan LPJU di titik-titik yang dianggap rawan dan memiliki mobilitas tinggi.
“Komisi III sudah meminta agar perbaikan LPJU ini diprioritaskan karena berkaitan langsung dengan keamanan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Frida |Editor: Eka Mandiri



















Users Today : 754
Total Users : 1296367
Views Today : 2469
Total views : 6368796