INFO BENUA. Id -SAMARINDA– KPU Kota Samarinda lakukan sosialisasi pendidikan pemilih di Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota bersama Forum RT setempat. Sabtu (21/8/2021) pagi.
KPU Kota Samarinda, lakukan sosialisasi pemdidikan pemilih terhadap masyarakat Kelurahan Pelabuhan berlangsung cukup khidmat.
Sosialisasi ini, di lakukan guna memberikan pemahaman secara mendalam terhadap masyarakat, agar dapat berpartisipasi secara maksimal.
Dalam sambutannya, Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat, menyampaikan harapan dengan adanya sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran publik terhadap pemilihan pemimpin daerah.
“Diharapkan pada acara kali ini dapat membantu meningkatkan partisipasi pemilih di kelurahan Pelabuhan,” ucap nya.
Sosialisasi ini di hadiri oleh seluruh RT di Kelurahan Pelabuhan dan Kelurahan Loa Janan Ilir. Menurut Ketua KPU Samarinda, dua kelurahan ini adalah kelurahan yang minim partisipannya.
” Turut hadir juga dalam sosialisasi ini Kelurahan Loa Janan Ilir, karena berdasarkan data yang ada, kedua kelurahan inilah yang masih memiliki jumlah partisipasi pemilih masih sedikit,” ucap Hidayat.
Menurut Hidayat, ada beberapa faktor yang menimbulkan minim partisipasi pemilihan kepala daerah. Di antaranya adalah tingkat apatisme yang tinggi dan pandemi Covid-19.
“Berdasarkan pilkada 2020, kel. Pelabuhan adalah yang terendah partisipasinya. Secara administrasi Banyak masyarakat di kel. Pelabuhan bukan pendusuk asli. Namu ada dua aspek yang sangat mempengaruhi yaitu tingkat apatisme yang tinggi dan pandemi” beber nya.k
Setelah KPU Kota Samarinda menyampaikan sambutannya, dan di lanjut ke KPU Provinsi menyampaikan, Alasan utama dalam oelaksanaan sosialisasi inia dalah hasil evaluasi pemilihan kepala daerah tahun lalu.
“Jadi ini hasil evaluasi kita bersama terhadap perkembangan pemilihan di tahun lalu entah Pemilihan Legislatif (Pileg) atau Pemilihan Gubernur(Pilgub). Ucap Najib KPU Kaltim.
Dalam penyampaian sosialisasi tersebut, di sebutkan jika oemilihan tahun lalu, partisipasi di Kelurahan Pelabuhan tidak lebih dari 50% dari umlah penduduk setempat.
“Data yang kita dapat hanya 37% di tahun 2020,” ucap Ketua KPU Kota Samarinda tersebut.
Dalam hal ini KPU juga terus melakukan pembaruan daftar oemilih terbaru. Pasalnya, ham ini pelru di lakukan agar terus mendapatkan data konkrit terhadap perkembangannya.
“Upaya kita salah satunya adalah memperbarui daftar pemilih berkelanjutan, jadi kita mengupgrade data dari tahun lalu,” jelasnya.
Upaya yang di lakukan dalam mengupgradi data inj adalah dengan mencari data penduduk yang telah berada di umur 17 tahun ke atas.
“Kita akan mendapatkan data terkait siswa yg telah berumur 17 tahun keatas” sambungnya.
Terakhir, adapun upaya lainnya dalam meningkatkan kesadaran pemilih di Kelurahan Pelabuhan, dengan lakukan sosialisasi secara langsung nantinya.
” Kita akan usahakan untuk lakukan sosialisasi secara langsung, dan kita akan lakukan dengan protokol kesehatan ketat,” tegasnya.
Hal ini di lakukan guna menjaga kontak fisik agar tidak terpapar virus Covid-19.
“Ini kita lakukan karena kita membatasi kontak fisik, siapa tau ada masyarakat yg baru bepergian ke suatu tempat” pungkasnya.
Penulis : Abi/zul.



















Users Today : 275
Total Users : 1374097
Views Today : 1067
Total views : 6639236