InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Kasus ISPA di Kaltim Mulai Naik, Dinkes Soroti Dampak Asap dan Minim Hujan

by Eka Mandiri
Jumat, 4 September 2026, 19:53
in Berita, Kaltim
Bagikan

Foto : Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin

Infobenua.com, Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur mencatat peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan kasus mulai terlihat pada pekan ke-33 hingga ke-34 tahun 2026, yang dipengaruhi munculnya titik api, kabut asap, serta minimnya curah hujan.

Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin mengatakan, meski terjadi peningkatan, jumlah kasus ISPA saat ini masih relatif kecil jika dibandingkan dengan kondisi pada awal tahun. Berdasarkan catatan Dinkes, kasus berada di kisaran 9.400 kasus, sementara pada Januari tercatat sekitar 9.300 kasus.

“Memang ada peningkatan, tetapi kalau dibandingkan dengan Januari, Februari, Maret itu kecil, masih sekitar 9.400 kasus. Kalau Januari itu 9.300 sekian,” ujarnya.

Menurutnya, kasus ISPA sempat mengalami penurunan pada pertengahan tahun. Namun, dalam beberapa pekan terakhir kembali meningkat seiring munculnya sejumlah titik api dan asap kiriman dari wilayah lain.

“Memang kecil, tapi meningkat karena sempat turun di pertengahan tahun, kemudian naik lagi karena dipicu titik-titik api yang ada. Ditambah asap kiriman dari Kalbar, Kalteng, kemudian Kaltim,” jelasnya.

Selain kabut asap, kondisi cuaca dengan curah hujan yang minim turut memengaruhi kualitas udara. Debu menjadi lebih mudah beterbangan sehingga dapat mengganggu saluran pernapasan masyarakat.

Dinkes Kaltim juga memberi perhatian khusus terhadap kondisi udara di Kabupaten Kutai Barat. Jaya menyebut, kualitas udara di wilayah tersebut sempat mencapai kategori berbahaya berdasarkan indikator standar udara.

“Di Kutai Barat sempat ISPU, indikator standar udara, mencapai tingkat berbahaya. Itu 318 mikrogram per meter kubik. Itu sudah berbahaya. Harusnya di bawah 55, ini sudah 318,” katanya.

Sementara itu, dari sisi jumlah kasus, wilayah dengan populasi penduduk besar tercatat menjadi daerah dengan kasus ISPA tertinggi. Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara menjadi tiga daerah yang mencatat jumlah pasien ISPA paling banyak di Kaltim.

“Memang peningkatan yang paling banyak tentu di Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara yang banyak pasiennya, karena banyak penduduknya,” pungkasnya.

Penulis : Nurfa | Editor: Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
DPRD Samarinda Minta Infrastruktur Sempaja Utara Dipetakan Sebelum Makin Padat

DPRD Samarinda Minta Infrastruktur Sempaja Utara Dipetakan Sebelum Makin Padat

Sabtu, 5 September 2026, 12:35
91 Karhutla Terjadi di Samarinda, DPRD Minta Kesiapan Pemadam Diperiksa

91 Karhutla Terjadi di Samarinda, DPRD Minta Kesiapan Pemadam Diperiksa

Sabtu, 5 September 2026, 12:32
Mahakam Diproyeksikan Jadi Wisata Unggulan Samarinda, Tapi Butuh Penataan Besar

Mahakam Diproyeksikan Jadi Wisata Unggulan Samarinda, Tapi Butuh Penataan Besar

Sabtu, 5 September 2026, 12:31
FIFA dan UEFA Berseteru soal Rencana Hak Komersial Piala Dunia

FIFA dan UEFA Berseteru soal Rencana Hak Komersial Piala Dunia

Sabtu, 5 September 2026, 1:17

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1465359
Users Today : 291
Total Users : 1465359
Views Today : 604
Total views : 6847229
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com