Foto : Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud
Infobenua.com, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) telah memasang fasilitas internet gratis di 803 dari total 841 desa hingga 2026. Capaian tersebut melampaui target awal sebanyak 716 desa, sementara 38 desa lainnya ditargetkan terlayani seluruhnya pada 2027.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengapresiasi capaian tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses informasi dan konektivitas masyarakat hingga ke wilayah desa.
Ia menilai keberadaan internet gratis dibutuhkan untuk membantu masyarakat mengakses informasi sekaligus mendukung berbagai aktivitas, mulai dari pelayanan pemerintahan hingga pendidikan.
“Alhamdulillah, dengan terpasangnya internet desa gratis, masyarakat bisa melek internet,” kata Rudy.
Dari 841 desa yang tersebar di Kaltim, sebanyak 803 desa saat ini telah mendapatkan akses internet gratis. Artinya, program tersebut telah mencakup sebagian besar wilayah desa, dengan 38 desa yang masih menjadi pekerjaan lanjutan pemerintah daerah.
Rudy mengatakan belum seluruh desa dapat terpasang pada tahun ini karena keterbatasan anggaran. Namun, kekurangan tersebut akan menjadi prioritas untuk diselesaikan pada tahun depan.
Ia menargetkan seluruh desa di Kaltim dapat menikmati fasilitas internet gratis pada 2027. Menurutnya, pemerataan konektivitas diperlukan agar masyarakat desa tidak tertinggal dalam pemanfaatan teknologi dan informasi.
“Akses internet ini penting untuk menunjang pelayanan pemerintahan desa, konektivitas warga, serta mendukung sektor pendidikan,” tegasnya.
Rudy juga menyebut capaian tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program prioritas Pemprov Kaltim yang dilakukan secara bertahap.
“Alhamdulillah, kita bersyukur pelan-pelan program prioritas berjalan optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Ririn Sari Dewi, merinci sebaran desa yang telah mendapatkan fasilitas internet gratis.
Kutai Kartanegara menjadi daerah dengan seluruh 193 desanya telah terlayani. Mahakam Ulu juga telah mencapai 50 dari 50 desa, begitu pula Penajam Paser Utara yang seluruh 30 desanya telah mendapatkan akses.
Adapun Kutai Barat telah menjangkau 167 dari 190 desa, Paser 132 dari 139 desa, Kutai Timur 132 dari 139 desa, dan Berau 99 dari 100 desa.
Dari sisi teknologi, layanan internet gratis tersebut menggunakan beberapa jenis jaringan. Fiber optik telah digunakan di 439 desa, jaringan seluler menjangkau 131 desa, sedangkan teknologi satelit digunakan di 233 desa.
Dengan masih tersisanya 38 desa, Pemprov Kaltim akan melanjutkan pemasangan pada 2027 untuk mencapai target seluruh desa di provinsi tersebut terhubung internet gratis.
Penulis : Nurfa | Editor: Redaksi

















Users Today : 724
Total Users : 1484548
Views Today : 1129
Total views : 6887230