InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Cadangan Daya Terbatas, Listrik Samarinda Padam Hampir Tiap Hari

by Eka Mandiri
Kamis, 17 September 2026, 15:13
in Berita, Kaltim, Samarinda
Bagikan

Teks foto: Manager UP3 PLN Samarinda Adrian Sitompul.

Infobenua.com, Samarinda–Pemadaman listrik masih terjadi hampir setiap hari di sejumlah wilayah Samarinda sepanjang September 2026. PLN menyebut kondisi itu dipicu cadangan daya Sistem Kelistrikan Kalimantan yang terbatas serta gangguan pada sejumlah pembangkit swasta.

Manager UP3 Samarinda Adrian Sitompul mengatakan pasokan listrik saat ini belum longgar. Kebutuhan listrik terus naik, sementara daya cadangan yang tersedia tidak banyak.

“Saat ini sistem kelistrikan Kalimantan masih dalam kondisi yang perlu diwaspadai. Seiring dengan pertumbuhan kebutuhan listrik, sistem masih memiliki cadangan daya, namun dalam kondisi terbatas,” kata Adrian (17/9/2026).

Gangguan yang terjadi sekarang juga berbeda dengan persoalan kelistrikan sebelumnya yang disebut sudah berakhir pada Juli. Kali ini, kendala terjadi pada beberapa peralatan pendukung pembangkit yang memasok listrik ke sistem.

“Gangguan yang terjadi saat ini berbeda dengan kondisi sebelumnya. Gangguan tersebut terjadi pada beberapa peralatan pendukung operasional pembangkit sehingga berdampak pada kemampuan pasokan ke sistem,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, PLN melakukan pengaturan beban ketika daya yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik. Pembangkit yang masih bisa beroperasi juga dimaksimalkan.

Sementara pembangkit yang mengalami gangguan masih dalam penanganan masing-masing pengelola. Pembangkit tidak langsung dioperasikan sebelum kondisi peralatannya dinyatakan siap.

Pengaturan beban inilah yang membuat waktu dan wilayah pemadaman bisa berubah. PLN menyesuaikan operasi berdasarkan kondisi pasokan dan kebutuhan listrik saat itu.

“Penerapan pengaturan operasi sangat bergantung pada kondisi pasokan dan kebutuhan listrik pada sistem secara real time. Karena itu, durasi maupun wilayah yang terdampak dapat berubah menyesuaikan kondisi sistem pada saat pelaksanaan,” jelas Adrian.

Pemadaman lebih lama juga bisa terjadi karena gangguan jaringan. Seperti yang terjadi di Jalan Swandi. Listrik di kawasan tersebut padam lebih dari tiga jam karena jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) putus.

“Khusus terkait durasi padam yang terjadi di wilayah Jalan Swandi, pada saat tersebut juga terdapat gangguan pada jaringan distribusi berupa putusnya jaringan SUTM,” ungkapnya.

Petugas harus memperbaiki jaringan yang putus sebelum listrik kembali dialirkan. Jaringan juga harus dipastikan aman agar tidak menimbulkan gangguan lanjutan.

Di tengah pemadaman yang berulang, pelanggan juga mempertanyakan pemberitahuan dari PLN. Informasi melalui WhatsApp Channel terkadang baru diterima ketika pemadaman sudah dekat dengan waktu pelaksanaan.

Adrian mengatakan PLN memahami kebutuhan pelanggan untuk mendapat informasi lebih awal. Namun, kondisi sistem bisa berubah sewaktu-waktu sehingga rencana pengaturan beban juga dapat berubah.

“Kami memahami kebutuhan masyarakat untuk memperoleh informasi sedini mungkin. Namun, karena kondisi sistem dapat berubah secara dinamis, pengaturan operasi dalam kondisi tertentu harus dilakukan mengikuti kondisi pasokan dan kebutuhan listrik secara real time,” katanya.

PLN menyatakan mekanisme koordinasi dan penyampaian informasi kepada pelanggan ikut dievaluasi. Pelanggan dapat memantau informasi kelistrikan melalui PLN Mobile, Contact Center PLN 123 dan kanal resmi PLN.

Untuk kompensasi, pelanggan yang mengalami pemadaman tidak otomatis mendapat penggantian. PLN akan mengevaluasi terlebih dahulu sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah.

“PLN menjalankan ketentuan kompensasi kepada pelanggan sesuai regulasi yang berlaku. Pemberian kompensasi akan dilakukan evaluasi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah,” tegas Adrian.

PLN meminta maaf kepada pelanggan yang terdampak. Penanganan pembangkit dan jaringan terus dilakukan, sementara pembangkit yang masih tersedia dioptimalkan untuk menjaga pasokan listrik.

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Penguatan Peran Penghubung Komisi Yudisial Jadi Kunci Menjaga integritas Hakim

Penguatan Peran Penghubung Komisi Yudisial Jadi Kunci Menjaga integritas Hakim

Kamis, 17 September 2026, 15:31
PM2.5 Capai 367 µg/m³, Kualitas Udara Samarinda Masuk Level Berbahaya

PM2.5 Capai 367 µg/m³, Kualitas Udara Samarinda Masuk Level Berbahaya

Kamis, 17 September 2026, 15:20
Barang Bukti Delapan Kasus Narkoba Dimusnahkan, Total 1,8 Kilogram Sabu dan Ribuan Ekstasi

Barang Bukti Delapan Kasus Narkoba Dimusnahkan, Total 1,8 Kilogram Sabu dan Ribuan Ekstasi

Kamis, 17 September 2026, 15:17
Cadangan Daya Terbatas, Listrik Samarinda Padam Hampir Tiap Hari

Cadangan Daya Terbatas, Listrik Samarinda Padam Hampir Tiap Hari

Kamis, 17 September 2026, 15:13

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1484549
Users Today : 725
Total Users : 1484549
Views Today : 1133
Total views : 6887234
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com