Infobenua.Com.SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Mulawarman (IKA Unmul) secara resmi mengukuhkan Pengurus Pusat IKA Fakultas Kehutanan (IKA Fahutan) Unmul periode 2022-2027 yang dinakhodai Sarkowi V Zahry. Pengukuhan digelar di Olah Bebaya Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (1/4/2022).
Gubernur Isran Noor berpesan IKA Fahutan Unmul agar tidak hanya sebagai organisasi untuk bersilaturahim saja, tetapi bermanfaat dan mendukung keutuhan keluarga besar Unmul, khususnya keluarga besar Fakultas Kehutanan.
“Saya minta pengurus ini bermanfaat bagi masyarakat. Termasuk, membantu pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan,” terangnya.
Isran menyebut alumni Fahutan juga harus memiliki peran besar dalam pengembangan pembangunan daerah, termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Benua Etam. Bahkan, untuk menyukseskan pembangunan ini, seluruh pengurus alumni juga meningkatkan kualitas pengetahuan. Contohnya pengetahuan dalam riset atau penelitian.
“Karena pengetahuan riset bahkan ilmu penataan wilayah juga penting dimiliki para alumni, sehingga ilmunya bermanfaat bagi pembangunan daerah, khususnya IKN,” tuturnya.
Apabila memiliki pengetahuan, lanjut Isran, maka akan menambah indeks predikat atau status Fakultas Kehutanan semakin tinggi. Karena itu, keberadaan IKA Fahutan dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara.
SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Mulawarman (IKA Unmul) secara resmi mengukuhkan Pengurus Pusat IKA Fakultas Kehutanan (IKA Fahutan) Unmul periode 2022-2027 yang dinakhodai Sarkowi V Zahry. Pengukuhan digelar di Olah Bebaya Komplek Kantor Gubernur Kaltim,
Gubernur Isran Noor berpesan IKA Fahutan Unmul agar tidak hanya sebagai organisasi untuk bersilaturahim saja, tetapi bermanfaat dan mendukung keutuhan keluarga besar Unmul, khususnya keluarga besar Fakultas Kehutanan.
“Saya minta pengurus ini bermanfaat bagi masyarakat. Termasuk, membantu pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan,” terangnya.
Isran menyebut alumni Fahutan juga harus memiliki peran besar dalam pengembangan pembangunan daerah, termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Benua Etam. Bahkan, untuk menyukseskan pembangunan ini, seluruh pengurus alumni juga meningkatkan kualitas pengetahuan. Contohnya pengetahuan dalam riset atau penelitian.
“Karena pengetahuan riset bahkan ilmu penataan wilayah juga penting dimiliki para alumni, sehingga ilmunya bermanfaat bagi pembangunan daerah, khususnya IKN,” tuturnya.
Apabila memiliki pengetahuan, lanjut Isran, maka akan menambah indeks predikat atau status Fakultas Kehutanan semakin tinggi. Karena itu, keberadaan IKA Fahutan dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Penulis : Tim Redaksi



















Users Today : 754
Total Users : 1269404
Views Today : 2212
Total views : 6285411