Foto : Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo Fuad,
Infobenua.com, Samarinda — Kepolisian akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Kota Samarinda pada Selasa, 21 April 2026, seiring rencana aksi unjuk rasa yang diperkirakan melibatkan massa dalam jumlah besar.
Pengaturan arus lalu lintas akan difokuskan di dua lokasi utama, yakni kawasan Gedung DPRD Kalimantan Timur dan Kantor Gubernur Kalimantan Timur.
Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo Fuad, menyampaikan bahwa skema rekayasa akan diterapkan secara bertahap menyesuaikan kondisi di lapangan.
Di kawasan DPRD Kaltim, rekayasa lalu lintas dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA. Sementara itu, di sekitar Kantor Gubernur Kaltim, pengaturan arus akan dimulai pukul 13.00 WITA hingga seluruh rangkaian aksi berakhir.
“Pengaturan ini bersifat situasional. Jika jumlah massa meningkat, penutupan jalan dapat dilakukan secara penuh. Namun jika masih memungkinkan, kami upayakan tetap dibuka satu lajur,” ujar La Ode.
Untuk kawasan Kantor Gubernur, penutupan arus direncanakan dimulai dari Simpang Cermai. Apabila terjadi peningkatan kepadatan kendaraan, penutupan juga akan diperluas hingga Simpang Muara dari arah Jalan Slamet Riyadi. Kendaraan dari arah Pelabuhan menuju Jalan Gajah Mada akan dialihkan melalui kawasan Citra Niaga.
Sementara di sekitar Gedung DPRD Kaltim, arus kendaraan dari Jalan MT Haryono dan Jalan M. Said akan dialihkan menuju Jalan Tengkawang saat terjadi kepadatan. Adapun kendaraan dari arah Rapak Dalam akan diarahkan ke Jalan Adam Malik maupun kawasan pergudangan.
Dalam pelaksanaannya, sekitar 100 personel Satuan Lalu Lintas akan disiagakan untuk mengatur arus kendaraan dan memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.
Kepolisian mengimbau warga untuk menghindari kawasan DPRD Kaltim pada pukul 09.00–12.00 WITA serta area Kantor Gubernur pada pukul 13.00–16.00 WITA guna menghindari potensi kemacetan.
Masyarakat juga diminta menyesuaikan waktu perjalanan serta memanfaatkan jalur alternatif selama berlangsungnya aksi unjuk rasa.
Penulis : Nurfa | Editor : Redaksi


















Users Today : 394
Total Users : 1266581
Views Today : 861
Total views : 6277028