Keterangan Foto Ketua DPRD Samarinda,Helmi Abdullah
Infobenua.com Samarinda – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Betapus, Samarinda, menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda. Kondisi tersebut turut mendapat sorotan seiring meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang dilaporkan mencapai 22 persen.
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan perkembangan Karhutla di Betapus terus menjadi perhatian bersama instansi terkait. Meski api sempat mengalami peningkatan, langkah penanganan telah dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas.
Helmi menilai kondisi saat ini masih berada dalam batas yang dapat dikendalikan. Karena itu, pihaknya belum melihat adanya kebutuhan untuk menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah.
“Kemarin sudah kami koordinasikan dengan pihak-pihak terkait. Memang sempat terjadi pembesaran api, tetapi sudah dilakukan antisipasi. Untuk sekarang kondisinya masih bisa dikendalikan dan belum terlalu mengkhawatirkan,” ujar Helmi, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, keputusan terkait aktivitas sekolah harus mempertimbangkan perkembangan kebakaran sekaligus kondisi kualitas udara di wilayah Samarinda. Selama situasi belum menunjukkan dampak serius terhadap kesehatan siswa dan masyarakat, kegiatan pendidikan dinilai masih dapat berjalan seperti biasa.
Meski demikian, angka peningkatan ISPA sebesar 22 persen menjadi catatan penting. Kondisi udara yang terdampak asap kebakaran berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan apabila Karhutla tidak segera dikendalikan.
Helmi meminta penanganan di lokasi kebakaran terus dilakukan hingga api benar-benar padam. Selain itu, pemantauan kualitas udara juga perlu diperkuat sebagai dasar dalam menentukan langkah selanjutnya.
“Mudah-mudahan penanganannya bisa segera diselesaikan, sehingga kualitas udara kembali membaik dan tetap terjaga,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah bersama instansi terkait perlu terus mengevaluasi kondisi di lapangan. Apabila situasi memburuk atau mulai memberikan dampak terhadap kesehatan masyarakat, kebijakan mengenai kegiatan sekolah dapat kembali dipertimbangkan sesuai perkembangan terbaru.
Penulis : Dani
Editor : Eka mandiri




















Users Today : 518
Total Users : 1480932
Views Today : 918
Total views : 6879274