InfoBenua.Com.Samarinda: Komisi IV DPRD Samarinda melakukan hearing bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Kota Samarinda pada Kamis, (20/6/2024).
Hearing ini merupakan bagian dari pembahasan progres Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni Tahun 2024, usulan program APBD Perubahan Tahun 2024, serta APBD Murni Tahun 2025.
Dalam kesempatan ini, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyoroti kendala anggaran yang dihadapi DP2PA dalam menjalankan tugasnya.
Diungkapkan, DP2PA mengalami pemangkasan anggaran yang diajukan pada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Hal ini dikhawatirkan akan menghambat kinerja DP2PA dalam memperjuangkan hak dan memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak di Kota Samarinda.
“Kami di dewan akan memperjuangkan usulan anggaran DP2PA. Kami juga mendorong DP2PA untuk memaksimalkan serapan anggaran, dengan target mencapai 50% di triwulan kedua agar tidak terburu-buru di akhir tahun,” kata Deni.
Lebih lanjut, Deni menekankan pentingnya program-program yang bersifat darurat dan membahayakan perempuan dan anak untuk diprioritaskan dalam alokasi anggaran.
“Kami harap DP2PA tidak ragu untuk mengusulkan program yang memang dibutuhkan, demi mewujudkan Kota Samarinda yang ramah perempuan dan anak,” pungkasnya.
Penulis Diba editor Redaksi utara



















Users Today : 272
Total Users : 1358750
Views Today : 771
Total views : 6529034